Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Selasa, 19 Mei 2026 | 09:27 WIB
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
Nilai tukar rupiah melemah lagi. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.685 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026 akibat tekanan faktor internal dan eksternal.
  • Pelemahan mata uang domestik ini diproyeksikan memicu kenaikan harga barang dan inflasi di dalam negeri dalam jangka waktu cukup lama.
  • Pasar berharap keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait suku bunga acuan dapat menahan kejatuhan nilai tukar rupiah tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum mampu bangkit pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (19/5/2026). Tren depresiasi mata uang domestik yang terus berlanjut ini diproyeksikan bakal memicu efek domino berupa kenaikan harga barang dan inflasi di dalam negeri.

Merujuk pada data legalitas pasar dari Bloomberg di pasar spot, mata uang Garuda melemah ke level Rp17.685 per dolar AS.

Nilai tersebut mencatatkan penurunan sebesar 17 poin atau terperosok 0,10 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari Senin kemarin yang bertengger di angka Rp17.667 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa tertekaninya kurs rupiah pada awal pekan ini disebabkan oleh akumulasi faktor internal dan eksternal, mulai dari pergerakan komoditas energi hingga arah kebijakan fiskal dalam negeri.

"Rupiah awalnya melemah oleh kombinasi beberapa faktor kenaikan harga minyak dunia, kemudian defisit anggaran, outflow (aliran modal keluar) asing dari pasar ekuitas domestik, serta kebijakan pemerintah yang ekspansif," ujar Lukman saat dihubungi Redaksi, hari ini.

Lukman menambahkan bahwa ruang penguatan bagi mata uang domestik dalam jangka pendek ini sebenarnya cenderung terbatas, sehingga fase pelemahan diperkirakan masih akan memakan waktu yang cukup lama.

Kendati demikian, tensi tekanan global sedikit mereda menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda rencana serangan militer ke Iran. Langkah diplomasi ini memberikan sedikit sentimen positif di pasar keuangan global.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah meredanya kekhawatiran pasar setelah Trump menunda serangan ke Iran," ungkapnya.

Di sisi lain, investor kini menaruh harapan besar pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pekan ini. Antisipasi pasar terhadap potensi bank sentral untuk mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) dinilai dapat menjadi angin segar yang menahan kejatuhan rupiah lebih dalam.

baca juga

Untuk perdagangan hari ini, mata uang domestik diproyeksikan bergerak fluktuatif di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS.

Melandainya nilai tukar tidak hanya dialami oleh Indonesia, melainkan juga melanda mayoritas mata uang di kawasan regional Asia yang bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah terhadap the greenback:

Won Korea Selatan: Menjadi mata uang dengan koreksi terdalam setelah anjlok signifikan sebesar 0,56 persen.

Dolar Taiwan: Terdepresiasi sebesar 0,19 persen.

Yen Jepang: Tergelincir melandai 0,11 persen.

Dolar Singapura: Tertekan turun 0,09 persen.

Baht Thailand: Melemah tipis dengan koreksi 0,08 persen.

Dolar Hong Kong: Mengalami pelemahan minor sebesar 0,02 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB

Terkini

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×