Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Selasa, 19 Mei 2026 | 09:27 WIB
Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'
Nilai tukar rupiah melemah lagi. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.685 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026 akibat tekanan faktor internal dan eksternal.
  • Pelemahan mata uang domestik ini diproyeksikan memicu kenaikan harga barang dan inflasi di dalam negeri dalam jangka waktu cukup lama.
  • Pasar berharap keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait suku bunga acuan dapat menahan kejatuhan nilai tukar rupiah tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih belum mampu bangkit pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (19/5/2026). Tren depresiasi mata uang domestik yang terus berlanjut ini diproyeksikan bakal memicu efek domino berupa kenaikan harga barang dan inflasi di dalam negeri.

Merujuk pada data legalitas pasar dari Bloomberg di pasar spot, mata uang Garuda melemah ke level Rp17.685 per dolar AS.

Nilai tersebut mencatatkan penurunan sebesar 17 poin atau terperosok 0,10 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari Senin kemarin yang bertengger di angka Rp17.667 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa tertekaninya kurs rupiah pada awal pekan ini disebabkan oleh akumulasi faktor internal dan eksternal, mulai dari pergerakan komoditas energi hingga arah kebijakan fiskal dalam negeri.

"Rupiah awalnya melemah oleh kombinasi beberapa faktor kenaikan harga minyak dunia, kemudian defisit anggaran, outflow (aliran modal keluar) asing dari pasar ekuitas domestik, serta kebijakan pemerintah yang ekspansif," ujar Lukman saat dihubungi Redaksi, hari ini.

Lukman menambahkan bahwa ruang penguatan bagi mata uang domestik dalam jangka pendek ini sebenarnya cenderung terbatas, sehingga fase pelemahan diperkirakan masih akan memakan waktu yang cukup lama.

Kendati demikian, tensi tekanan global sedikit mereda menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda rencana serangan militer ke Iran. Langkah diplomasi ini memberikan sedikit sentimen positif di pasar keuangan global.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah meredanya kekhawatiran pasar setelah Trump menunda serangan ke Iran," ungkapnya.

Di sisi lain, investor kini menaruh harapan besar pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pekan ini. Antisipasi pasar terhadap potensi bank sentral untuk mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) dinilai dapat menjadi angin segar yang menahan kejatuhan rupiah lebih dalam.

baca juga

Untuk perdagangan hari ini, mata uang domestik diproyeksikan bergerak fluktuatif di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS.

Melandainya nilai tukar tidak hanya dialami oleh Indonesia, melainkan juga melanda mayoritas mata uang di kawasan regional Asia yang bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah terhadap the greenback:

Won Korea Selatan: Menjadi mata uang dengan koreksi terdalam setelah anjlok signifikan sebesar 0,56 persen.

Dolar Taiwan: Terdepresiasi sebesar 0,19 persen.

Yen Jepang: Tergelincir melandai 0,11 persen.

Dolar Singapura: Tertekan turun 0,09 persen.

Baht Thailand: Melemah tipis dengan koreksi 0,08 persen.

Dolar Hong Kong: Mengalami pelemahan minor sebesar 0,02 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:39 WIB

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Jangan Borong, Harga Emas Antam Terus Meroket Jadi Rp2.651.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:31 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Dari Ratusan Perusahaan, Mengapa Danantara Hanya Buka Kinerja 11 BUMN?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:48 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Antam, UBS, dan Galeri 24 Bisa Diborong!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:35 WIB

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bukan Sekadar Dipangkas, Ini Alasan 240 BUMN Dikonsolidasikan

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:31 WIB

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:28 WIB

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

CIMB Niaga Bidik Nasabah Keluarga untuk Perluas Layanan Keuangan Digital

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:21 WIB

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Warisan Jokowi Kena 'Semprit', Purbaya Sebut IKN Terlalu Sepi untuk Investor Global

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:56 WIB

×