- Harga satu unit prototipe Ducati Desmosedici GP milik Alex Marquez diperkirakan mencapai Rp80 miliar.
- Mahalnya harga motor dipengaruhi oleh material serat karbon, aerodinamika rumit, dan sistem elektronik balap.
- Bodi motor dirancang hancur saat kecelakaan besar untuk menyerap benturan demi keselamatan nyawa pembalap.
Terbelah Dua Bukan Berarti Rapuh
Satu pertanyaan menarik muncul: dengan harga setara puluhan rumah mewah, mengapa motor tersebut bisa hancur sedemikian parahnya saat menabrak ban belakang KTM milik Pedro Acosta?
Jawabannya ada pada rekayasa keselamatan. Dalam insiden besar, beberapa bagian motor MotoGP modern justru secara sengaja dirancang agar bisa terlepas atau patah.
Tujuannya adalah untuk menyerap energi kinetik akibat benturan ekstrem. Dengan membiarkan motor hancur dan menyerap energi tersebut, risiko hantaman fatal yang diterima tubuh pembalap bisa diminimalisir.
Teknologi penyerap benturan inilah yang sukses menyelamatkan nyawa Alex Marquez, meski ia tetap harus mendapat perawatan medis akibat cedera tulang selangka.
Di sisi lain, tim Gresini Racing tentu sudah memiliki motor cadangan dengan nilai fantastis yang sama, bersiap untuk kembali ke lintasan.