- Ongkos servis bisa membengkak karena desain bodi motor yang rumit dan lama dibongkar.
- Blade, PCX 160, Mio Karbu, Stylo, dan Vega ZR sangat dihindari oleh para mekanik.
- Sebaiknya tinggalkan motor di bengkel agar mekanik bekerja tenang dan mengurangi risiko bodi pecah.

Jangan tertipu dengan dimensinya yang kecil. Motor matik lawas ini diakui memiliki keruwetan tata letak komponen dan jumlah baut yang luar biasa banyak di bagian CVT jika dibandingkan dengan kompetitor sekelasnya. Banyaknya baut rawan membuat kepala baut selek (dol) jika mekanik kehilangan kesabaran.
"Bongkar karburatornya aja enggak semudah bongkar bat ya. Ribet banget tuh. Banyak selang-selang di situ ada lintasan-lintasan yang bikin ribet kayak roller coaster... Semua mekanik sudah mengakuinya kalau bautnya Mio Carbu ini super banyak, super ribet." papar pemilik Channel Youtube HND Garage.
4. Honda Stylo

Motor bergaya retro modern ini sangat rapi, namun kerapiannya justru bikin mekanik darah tinggi. Letak baut CVT yang tersembunyi memaksa mekanik menggunakan trik dan kunci khusus. Jika harus merawat throttle body, prosesnya sama melelahkannya dengan PCX 160.
"Nyervis CVT-nya aja butuh engkol khusus berbentuk L karena ada baut del tuh di bagian CVT depan itu sembunyi... Dan kalau ingin nyervis throttle body itu harus dibongkar sampai ke belakang. Jadi bikin mekanik itu emosi, darah tinggi, kerjaan enggak mari-mari."
5. Yamaha Vega ZR

Satu lagi motor karburator yang desain bodinya sering dipertanyakan oleh para mekanik. Untuk ukuran motor bebek standar, Vega ZR menuntut pembongkaran yang kelewat ekstrem hanya untuk mengakses area karburator.
"Kalau mau servis tu bongkar karburator ya sampai ke belakang juga tuh dibongkar juga bagian depan dibongkar dibongkar semua. Oh my God. Padahal ini masih motor karburator ya. Kenapa pabrik sampai ng-edesain sebegitunya untuk sekedar servis aja harus dibongkar semua?" timpal Herdi.
Tips Servis Tanpa Emosi
Jika kendaraan operasional harian Anda masuk dalam daftar di atas, ada satu solusi jitu agar kancing bodi motor tidak patah dan mekanik bisa bekerja maksimal: tinggalkan motor di bengkel.
Menunggui mekanik membongkar bodi yang rumit hanya akan memberi tekanan mental. Seperti yang ditegaskan oleh mekanik bengkel: "Kalau mau ditunggu lama lebih baik ditinggal. Soalnya kalau capek mekanik bisa istirahat enggak ngoyo atau enggak kesusu, enggak keringetan... Jadi kerja tenang kalau motor ditinggal."