Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:35 WIB
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
Logo Honda. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Honda menarik satu juta kendaraan di Amerika Serikat karena cacat pada botol cairan penambal ban yang membahayakan pengguna.
  • Dealer akan mengganti nosel atau botol sealant secara gratis untuk model populer seperti Accord dan CR-V Hybrid.
  • Honda menghadapi tekanan kualitas global setelah melakukan serangkaian penarikan unit akibat masalah suspensi dan komponen airbag sebelumnya.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Jepang Honda kembali menghadapi situasi pelik di pasar Amerika Serikat. Sebanyak satu juta kendaraan terpaksa ditarik dari pasaran atau recall akibat ditemukannya masalah serius pada perangkat perbaikan ban darurat yang berpotensi mencederai pengguna.

Berdasarkan dokumen resmi dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tercatat total 1.049.883 unit kendaraan terdampak cacat produksi pada botol cairan penambal ban (sealant bottle).

Masalah teknis ini memicu peningkatan tekanan di dalam botol yang dapat membuat tutup botol terlepas secara mendadak dan meluncur dengan kecepatan tinggi saat sedang digunakan.

Beberapa model populer yang masuk dalam daftar penarikan ini mencakup Honda Accord Hybrid, CR-V Fuel Cell EV, serta CR-V Hybrid. Sebagai langkah pertanggungjawaban pihak dealer akan mengganti nosel perangkat perbaikan ban atau botol sealant tersebut tanpa dipungut biaya apa pun.

Tren recall massal ini seolah menjadi momok bagi Honda sepanjang tahun ini. Belum lama ini perusahaan juga mengumumkan penarikan sekitar 880.000 unit kendaraan akibat potensi kerusakan komponen suspensi belakang.

Penarikan tersebut mencakup model Honda Pilot, Ridgeline, Passport, hingga Acura MDX. Masalah pada bagian rear control arm dan rear subframe dinilai sangat berbahaya karena dapat mengganggu stabilitas kendaraan saat melaju.

Pihak dealer saat ini sedang melakukan pemeriksaan intensif serta pemasangan perangkat penguat untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.

Catatan merah Honda tidak berhenti di situ saja. Sebelumnya pada Juli 2026 lalu pabrikan ini juga melakukan recall terhadap sekitar 100.000 unit kendaraan akibat masalah pada komponen airbag yang berisiko membahayakan nyawa penumpang di kabin depan.

Dengan total penarikan yang kini menembus angka jutaan unit Honda berada di bawah tekanan besar terkait standar kualitas dan keamanan produk mereka di pasar global.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali

Otomotif | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya

4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:52 WIB

Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3

Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3

Otomotif | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:58 WIB

Terkini

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

×