- Honda menarik satu juta kendaraan di Amerika Serikat karena cacat pada botol cairan penambal ban yang membahayakan pengguna.
- Dealer akan mengganti nosel atau botol sealant secara gratis untuk model populer seperti Accord dan CR-V Hybrid.
- Honda menghadapi tekanan kualitas global setelah melakukan serangkaian penarikan unit akibat masalah suspensi dan komponen airbag sebelumnya.
Suara.com - Raksasa otomotif asal Jepang Honda kembali menghadapi situasi pelik di pasar Amerika Serikat. Sebanyak satu juta kendaraan terpaksa ditarik dari pasaran atau recall akibat ditemukannya masalah serius pada perangkat perbaikan ban darurat yang berpotensi mencederai pengguna.
Berdasarkan dokumen resmi dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tercatat total 1.049.883 unit kendaraan terdampak cacat produksi pada botol cairan penambal ban (sealant bottle).
Masalah teknis ini memicu peningkatan tekanan di dalam botol yang dapat membuat tutup botol terlepas secara mendadak dan meluncur dengan kecepatan tinggi saat sedang digunakan.
Beberapa model populer yang masuk dalam daftar penarikan ini mencakup Honda Accord Hybrid, CR-V Fuel Cell EV, serta CR-V Hybrid. Sebagai langkah pertanggungjawaban pihak dealer akan mengganti nosel perangkat perbaikan ban atau botol sealant tersebut tanpa dipungut biaya apa pun.
Tren recall massal ini seolah menjadi momok bagi Honda sepanjang tahun ini. Belum lama ini perusahaan juga mengumumkan penarikan sekitar 880.000 unit kendaraan akibat potensi kerusakan komponen suspensi belakang.
Penarikan tersebut mencakup model Honda Pilot, Ridgeline, Passport, hingga Acura MDX. Masalah pada bagian rear control arm dan rear subframe dinilai sangat berbahaya karena dapat mengganggu stabilitas kendaraan saat melaju.
Pihak dealer saat ini sedang melakukan pemeriksaan intensif serta pemasangan perangkat penguat untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
Catatan merah Honda tidak berhenti di situ saja. Sebelumnya pada Juli 2026 lalu pabrikan ini juga melakukan recall terhadap sekitar 100.000 unit kendaraan akibat masalah pada komponen airbag yang berisiko membahayakan nyawa penumpang di kabin depan.
Dengan total penarikan yang kini menembus angka jutaan unit Honda berada di bawah tekanan besar terkait standar kualitas dan keamanan produk mereka di pasar global.