Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:43 WIB
Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?
Ilustrasi helm. [Alex Iby/Unsplash]
baca 10 detik
  • Polaris mematenkan helm pintar modular untuk motor dan kendaraan off-road yang dilengkapi teknologi GPS serta komunikasi radio.
  • Helm tersebut memiliki sensor biometrik dan gerakan untuk mendeteksi kelelahan serta memberikan peringatan otomatis kepada pengendaranya.
  • Sistem helm mampu membatasi performa kendaraan secara otomatis jika pengendara mengabaikan peringatan keselamatan yang diberikan oleh perangkat.

Suara.com - Polaris baru saja mendaftarkan paten untuk helm pintar modular yang dilengkapi GPS, sensor biometrik, komunikasi radio, hingga modul elektronik tambahan.

Fitur paling menarik adalah sistem deteksi kelelahan pengendara yang bisa memberi peringatan saat tubuh dianggap terlalu lelah.

Teknologi ini dikembangkan oleh Polaris, produsen kendaraan powersport asal Amerika yang juga memiliki merek perlengkapan riding premium Klim.

Jika benar diproduksi, helm pintar ini kemungkinan besar akan hadir dengan branding Klim, bukan Polaris.

Menurut Rideapart, saat ini helm pintar Polaris masih berupa paten. Artinya, belum ada kepastian kapan produk ini benar-benar masuk jalur produksi.

Namun, paten biasanya menjadi gambaran arah pengembangan teknologi yang sedang dipikirkan perusahaan untuk masa depan.

Helm ini ditujukan untuk pengendara motor, ATV, snowmobile, hingga kendaraan off-road. Dengan fitur komunikasi mesh network, helm bisa dipakai dalam group ride untuk memantau jarak antar-pengendara dan menjaga koordinasi di jalur ekstrem.

Paten Helm Polaris. (Rideapart)
Paten Helm Polaris. (Rideapart)

Kelelahan adalah faktor besar dalam kecelakaan berkendara. Polaris ingin menghadirkan solusi dengan helm yang bisa:

  • Mendeteksi gerakan kepala dan biometrik untuk menghitung tingkat kelelahan.
  • Memberi peringatan otomatis jika pengendara dianggap kurang fokus.
  • Mengurangi performa kendaraan bila peringatan diabaikan, demi keselamatan.

Meski begitu, sebagian rider berpengalaman mungkin merasa teknologi ini terlalu mengatur, karena mereka percaya bisa menilai kondisi tubuh sendiri.

baca juga

Helm pintar Polaris bekerja dengan kombinasi sensor:

  • Sensor gerakan kepala dan suspensi kendaraan untuk menghitung “Total Energy Imparted”.
  • Sensor biometrik untuk memantau detak jantung dan kondisi fisik.
  • Sistem komunikasi untuk menghubungkan pengendara dalam satu jaringan.

Fitur tambahan seperti visor anti-embun bertenaga nirkabel, modul elektronik opsional, hingga lampu helm yang bisa sinkron dengan kendaraan.

Jika pengendara tidak merespons peringatan, helm bisa mengirim sinyal ke kendaraan untuk membatasi kecepatan atau performa.

Jika benar diproduksi, helm ini bisa jadi alat keselamatan revolusioner bagi pengendara off-road atau touring jarak jauh.

Namun, tantangan terbesar adalah penerimaan konsumen: apakah mereka siap memakai helm yang bisa “memutuskan” kapan harus berhenti berkendara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan

Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:40 WIB

Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo

Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:09 WIB

Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N

Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:50 WIB

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×