Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:57 WIB
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
Ilustrasi mobil listrik China. [Freepik]
baca 10 detik
  • Pemerintah China menetapkan standar nasional baru untuk meningkatkan aspek keselamatan kendaraan listrik serta baterai mulai Juli 2026.
  • Regulasi ini mewajibkan tombol pemutus arus fisik dan memperketat pengujian termal untuk mencegah kebakaran serta ledakan berbahaya.
  • Standar baru ini memicu kenaikan biaya produksi kendaraan yang berpotensi meningkatkan harga jual produk di pasar global.

Suara.com - Pemerintah China resmi memberlakukan dua standar nasional baru untuk kendaraan listrik di tengah pesatnya pertumbuhan pasar global. Langkah ini diambil untuk meningkatkan aspek keselamatan kendaraan listrik secara signifikan baik dari sisi unit maupun komponen baterai.

Dua regulasi tersebut adalah Safety Requirements for Electric Vehicles (GB18384-2025) dan Safety Requirements for Power Batteries for Electric Vehicles (GB38031-2025). Salah satu poin krusial dalam aturan ini kendaraan listrik baru adalah kewajiban penyediaan tombol fisik untuk memutus arus listrik bertegangan tinggi. Fitur tersebut memungkinkan pengemudi menghentikan aliran daya dari sistem baterai hanya dengan satu sentuhan tanpa harus bergantung pada sistem perangkat lunak yang berisiko malfungsi saat darurat.

Selain itu China memperketat standar perlindungan termal baterai. Jika aturan sebelumnya hanya mewajibkan peringatan lima menit sebelum kebakaran, kini baterai dilarang keras mengalami kebakaran atau ledakan sama sekali. Asap yang dihasilkan saat terjadi kendala teknis juga dipastikan tidak boleh membahayakan penumpang di dalam kabin.

Aspek pengujian fisik juga semakin ekstrem karena mencakup uji benturan bagian bawah kendaraan guna melindungi baterai dari hantaman benda keras. Baterai juga harus tetap aman dari hubungan arus pendek meski telah melewati 300 siklus pengisian daya cepat.

"Penerapan penuh standar baru tersebut diproyeksikan bisa menekan tingkat kebakaran kendaraan listrik di China jadi jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal." ujar Wu Kai, Akademisi dari Chinese Academy of Engineering sekaligus Chief Scientist CATL, dikutip dari Carnewschina, Selasa (23/6/2026).

Produsen raksasa seperti CATL dan BYD mengeklaim telah siap menghadapi regulasi ini. BYD menyebut Blade Battery generasi kedua miliknya mampu melampaui persyaratan minimum pemerintah. Namun kebijakan ketat ini diprediksi akan menyaring produsen berkualitas rendah dan memicu kenaikan biaya produksi. Analis memperkirakan harga kendaraan listrik yang diluncurkan setelah Juli 2026 berpotensi mengalami kenaikan harga di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Chery Q Gebrak Pasar Mobil Listrik Kompak dengan 20 Fitur ADAS Hingga Kamera Kolong

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:05 WIB

Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'

Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 08:04 WIB

Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali

Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:17 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×