Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50

Liberty Jemadu

Kamis, 02 Juli 2026 | 21:14 WIB
Komponen Mobil Diesel yang Perlu Diperhatikan saat Beralih ke B50
Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pemilik kendaraan rutin memantau filter bahan bakar saat menggunakan bahan bakar biodiesel B50. Foto: Kewajiban penggunaan BBM B50 berlaku mulai 1 Juli 2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu menyarankan pemilik kendaraan rutin memantau filter bahan bakar saat menggunakan bahan bakar biodiesel B50.
  • Komponen berbahan karet, sistem injeksi, serta pompa tekanan tinggi pada mesin diesel memerlukan pemeriksaan berkala guna mencegah degradasi material.
  • Kementerian ESDM siap menerapkan kebijakan wajib penggunaan B50 pada seluruh sektor mulai Juli 2026 pasca serangkaian uji coba kendaraan.

Suara.com - Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan beberapa komponen harus dipantau saat menggunakan B50, BBM jenis baru yang terdiri dari campuran solar dengan biodiesel 50 persen.

Yannes menyebut pengalaman penggunaan B30 dan B40 di Indonesia sebelumnya membuat kendaraan diesel telah beradaptasi dengan kandungan biodiesel sehingga transisi menuju B50 tidak lagi menimbulkan efek pembersihan endapan yang besar seperti pada tahap awal penerapan biodiesel.

"Perawatan kendaraan berbahan bakar B50 tidak jauh berbeda dengan B40, intinya tetap memerlukan kedisiplinan. Karena sudah terbiasa dengan B30 lalu ke B40, efek pembersihan endapan lama saat naik ke B50 menjadi jauh lebih kecil, sehingga filter bahan bakar tidak perlu diganti secara drastis di awal," katanya dihubungi dari Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Yannes menyarankan pemilik kendaraan mempertahankan interval penggantian filter bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan. Pada kendaraan yang sudah berusia lebih tua, penggantian filter dapat dilakukan sedikit lebih sering sebagai langkah antisipasi.

Meski tidak perlu diganti lebih awal, peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berfokus meriset desain otomotif dan ekosistemnya itu menilai filter bahan bakar tetap menjadi komponen yang paling membutuhkan perhatian selama penggunaan B50.

Komponen tersebut merupakan bagian yang paling sensitif dalam sistem penyaluran bahan bakar sehingga kondisinya perlu dipantau secara berkala.

"Filter bahan bakar tetap menjadi komponen paling sensitif dan sebaiknya dipantau kondisinya," ujar Yannes.

Selain filter bahan bakar, Yannes mengatakan komponen berbahan karet seperti seal, O-ring, dan selang bahan bakar juga perlu diperiksa saat servis berkala.

Menurut dia, biodiesel B50 memiliki sifat yang sedikit lebih agresif sehingga komponen-komponen tersebut berpotensi mengalami degradasi lebih cepat dalam jangka panjang.

baca juga

"Komponen karet masih berisiko mengalami degradasi lebih cepat dalam jangka panjang, sehingga perlu dicek saat servis berkala," imbuhnya.

Ia menambahkan, sistem injeksi dan pompa tekanan tinggi pada mesin diesel yang telah menggunakan teknologi common rail juga termasuk komponen yang memerlukan perhatian.

Bersama filter bahan bakar dan komponen karet, kedua komponen tersebut perlu dipantau agar sistem bahan bakar tetap bekerja dengan baik selama menggunakan B50.

Di samping memeriksa komponen-komponen tersebut, Yannes juga menyarankan pengguna menjaga kebersihan tangki bahan bakar serta menghindari penyimpanan B50 dalam waktu terlalu lama agar kualitas bahan bakar tetap terjaga.

Servis rutin di bengkel resmi atau bengkel yang memahami karakteristik biodiesel juga tetap dianjurkan. Menurut Yannes, penerapan langkah-langkah tersebut sudah cukup untuk menjaga keandalan kendaraan diesel saat menggunakan B50.

"Dengan perawatan normal yang konsisten, kendaraan diesel kita dapat menggunakan B50 dengan aman dan optimal," jelas Yannes.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan seluruh sektor siap menerapkan kebijakan wajib B50 menjelang peresmian oleh Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan berlangsung bulan Juli 2026.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan kesiapan untuk mengimplementasikan B50 akan dilaksanakan secara serentak di semua sektor. B50 telah diujicobakan di berbagai kendaraan, seperti alat berat, kapal, kereta api, hingga sejumlah kendaraan lain seperti tambang, ekskavator, dan alat pertanian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:54 WIB

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×