- Data GAIKINDO mencatat penurunan total penjualan mobil LCGC di Indonesia sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.
- Toyota Calya menjadi satu-satunya model yang mengalami pertumbuhan positif sebesar 6,6 persen dibandingkan periode tahun 2025 lalu.
- Penjualan model lain seperti Daihatsu Sigra, Honda Brio, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla mengalami kontraksi penjualan yang signifikan.
Suara.com - Mobil LCGC (Low Cost Green Car) selama ini jadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena harga terjangkau dan efisiensi bahan bakar.
Namun, data wholesales GAIKINDO periode Januari–Mei menunjukkan tren yang berbeda antara tahun 2025 dan 2026.
Sebagian besar model mengalami penurunan, hanya satu yang berhasil mencatatkan kenaikan.
Total Penjualan 2026 vs 2025
Secara keseluruhan, penjualan LCGC di lima bulan pertama 2026 lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Dari lima model utama, hanya Toyota Calya yang tumbuh positif, sementara Daihatsu Ayla mencatat penurunan paling dalam.
Rincian Per Varian dan Fluktuasi
1. Toyota Calya
![New Toyota Calya adalah produk penyegaran dari PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk mengisi segmen Entry Multi-Purpose Vehicle (MPV) [PT TAM]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/07/07/19263-new-toyota-calya-pt-tam-suaradotcom-01.jpg)
Total 2026: 13.543 unit (+6,6% dari 12.697 unit di 2025)
- Varian G MT naik dari 8.373 ke 8.828 unit (+5,4%).
- Varian G AT naik dari 3.547 ke 4.006 unit (+12,9%).
- Varian E MT turun dari 496 ke 453 unit (-8,7%).
- Varian E Std turun dari 281 ke 256 unit (-8,9%).
2. Daihatsu Sigra

Total 2026: 11.885 unit (-31,2% dari 17.287 unit di 2025).
- Varian R MT turun dari 8.487 ke 6.130 unit (-27,8%).
- Varian M MT turun dari 3.394 ke 1.971 unit (-41,9%).
- Varian D MT turun dari 2.956 ke 1.368 unit (-53,7%).
- Varian R AT turun dari 1.985 ke 1.238 unit (-37,6%).
- Varian X MT turun dari 1.104 ke 768 unit (-30,4%).
- Varian X AT justru naik dari 361 ke 410 unit (+13,6%).
3. Honda Brio
![Honda Brio. [https://www.honda-indonesia.com/brio]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/06/26731-honda-brio.jpg)
Total 2026: 11.742 unit (-34,6% dari 17.952 unit di 2025).
- Satya E CVT turun dari 11.939 ke 8.732 unit (-26,8%).
- Satya E MT turun dari 3.521 ke 208 unit (-94,1%).
- RS CVT turun dari 1.800 ke 868 unit (-51,7%).
- Satya S MT naik dari 572 ke 1.904 unit (+232,7%).
- RS MT turun dari 120 ke 30 unit (-75%).
4. Toyota Agya

Total 2026: 6.179 unit (-12,8% dari 7.087 unit di 2025).
- Varian G CVT FMC mencatat 2.224 unit, sementara G MT FMC 2.069 unit.
- Varian Stylix CVT 1.216 unit, Mi CVT 664 unit.
- Varian GR-S turun drastis, dari 54 unit (CVT) dan 6 unit (MT) di 2025 menjadi hanya 6 unit total di 2026 (-88,9%).
5. Daihatsu Ayla
![All-New Astra Daihatsu Ayla saat meluncur di GJAW 2023 (10/3/2023) [Astra Daihatsu].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/13/79856-all-new-astra-daihatsu-ayla.jpg)
Total 2026: 3.610 unit (-38,7% dari 5.887 unit di 2025).
- Varian X MT turun dari 1.888 ke 1.200 unit (-36,4%).
- Varian M MT turun dari 1.512 ke 921 unit (-39,1%).
- Varian R MT turun dari 799 ke 549 unit (-31,3%).
- Varian X CVT turun dari 961 ke 540 unit (-43,8%).
- Varian R CVT turun dari 727 ke 400 unit (-45%).