- Fitur Vehicle to Load (V2L) memungkinkan mobil listrik dan PHEV berfungsi sebagai power bank raksasa untuk perangkat elektronik lain.
- Chery Tiggo 9 CSH memiliki fitur V2L dengan output hingga 6,6 kW serta sistem pengaturan batas konsumsi daya.
- Mesin bensin pada mobil PHEV memastikan kendaraan tetap dapat beroperasi meskipun daya baterai digunakan untuk keperluan V2L.
Suara.com - Fitur Vehicle to Load atau V2L sudah menjadi standar pada mobil-mobil listrik (BEV) dan plug in hybrid EV (PHEV) yang dipasarkan di Indonesia. Meski demikian pada mobil PHEV fitur ini bisa digunakan dengan maksimal tanpa membuat pemilik kendaraan khawatir mobil mereka tak bisa beroperasi karena kehabisan daya.
V2L sendiri adalah fitur yang memungkinkan mobil berubah menjadi power bank raksasa. Ia bisa menjadi sumber listrik bagi perangkat elektronik seperti lampu, tv, penanak nasi, kulkas hingga digunakan untuk mengecas mobil listrik lainnya.
Salah satu mobil PHEV yang dibekali fitur ini di Tanah Air adalah Chery Tiggo 9 CSH, yang diluncurkan di Indonesia setahun lalu.
![Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH digunakan untuk menyalakan perangkat elektronik seperti televisi dan lampu saat camping. [Suara.com/Liberty Jemadu]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/20/31975-chery-tiggo-9-csh.jpg)
Keunggulan pertama fitur V2L pada mobil PHEV adalah saat digunakan pemilik tak perlu khawatir mobil akan kehabisan energi. Alasannya, karena mobil ini juga dibekali dengan mesin bensin.
Artinya meskipun banyak listrik yang digunakan untuk mengoperasikan alat elektronik lain, mobil tetap bisa dihidupkan dan berjalan memanfaatkan mesin tenaga bensin.
Misalnya dalam skenario camping. V2L digunakan untuk menyalakan lampu, kompor listrik hingga pemutar musik serta televisi. Saat daya baterainya menipis, mobil tetap bisa berjalan dengan mesin bensin.
Lagi pula, mesin bensin turbo berkapasitas 1,5 liter pada Chery Tiggo 9 CSH juga bisa diaktifkan untuk berfungsi sebagai generator untuk mengisi ulang baterai yang berkapasitas 34,46 kWh.
Keunggulan kedua, pada mobil PHEV seperti Chery Tiggo 9 CSH, output V2L bisa mencapai 6,6 kW atau 6.600 Watt yang lebih dari cukup untuk menyalakan beberapa perangkat elektronik sekaligus.
Tentu saja penggunaan besar-besaran ini harus dibatasi. Nah, ini bisa dilakukan dengan mudah yakni lewat menu V2L di head unit. Pada Chery , tersedia tujuh opsi batas penggunaan daya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari 20% hingga 80%.
Setelah daya terpakai sesuai dengan batas yang dipilih, sistem V2L akan menghentikan proses pengisian secara otomatis.
Penting dicatat, fitur V2L hanya dapat dioperasikan ketika kendaraan dalam kondisi berhenti atau parkir. Selain itu, ada syarat lain yakni kondisi baterai berada di atas 80 persen. Fitur ini - seperti pada Chery Tiggo 9 CSH - biasanya menyediakan soket AC atau adaptor khusus, sehingga bisa langsung dihubungkan ke perangkat elektronik.