Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 08 Juli 2026 | 19:02 WIB
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
Ilustrasi Toyota Hilux PHEV. [Paultan].
baca 10 detik
  • Toyota memutuskan menunda produksi mobil pick-up PHEV karena teknologi saat ini belum memenuhi kebutuhan performa kendaraan komersial.
  • Pihak Toyota menilai tambahan bobot sistem elektrifikasi akan mengurangi kapasitas angkut serta kemampuan menarik beban kendaraan secara signifikan.
  • Toyota akan terus mempelajari perkembangan teknologi sebelum merilis produk pick-up ramah lingkungan yang benar-benar tepat bagi pelanggan.

Suara.com - Toyota memilih mengambil langkah berbeda di tengah tren meningkatnya penggunaan teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV pada segmen mobil pick-up.

Pabrikan asal Jepang tersebut menilai teknologi PHEV saat ini belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan kendaraan pekerja keras seperti Toyota Hilux.

Padahal saat ini sejumlah produsen global mulai gencar menghadirkan mobil pick-up PHEV. Beberapa di antaranya adalah Ford Ranger PHEV, BYD Shark 6, GWM Cannon Alpha, Nissan Frontier Pro, hingga Chery Stockman.

Meskipun kompetisi semakin ketat, Toyota menegaskan tidak akan terburu-buru mengikuti langkah tersebut dalam waktu dekat.

Senior Manager Product Planning and Pricing Toyota Australia Ray Munday mengungkapkan bahwa tantangan terbesar penerapan teknologi PHEV pada segmen mobil pick-up adalah bobot tambahan dari sistem elektrifikasi. Hal tersebut dinilai dapat mengurangi kapasitas angkut sekaligus kemampuan menarik beban yang menjadi fitur utama kendaraan komersial.

"Kami menyadari persaingan di segmen ini cukup kuat dan kami terus mempelajarinya. Tetapi sampai teknologinya siap, kami tidak akan terburu-buru meluncurkan produk," ujar Ray Munday dikutip dari Carscoops, Rabu (8/7/2026).

Toyota merasa khawatir jika Hilux PHEV nantinya tidak mampu menyamai performa versi diesel yang memiliki kemampuan menarik beban hingga 3.500 kg serta daya angkut sekitar 1 ton.

Kekhawatiran ini berkaca pada performa Hilux Battery Electric Vehicle (BEV) yang saat ini tercatat hanya memiliki kemampuan menarik beban sebesar 2.000 kg.

Hingga saat ini Toyota masih memfokuskan pengembangan teknologi PHEV pada kategori mobil penumpang dan SUV. Walaupun demikian, peluang untuk menghadirkan Hilux PHEV di masa depan tetap terbuka lebar asalkan teknologinya sudah benar-benar matang.

baca juga

Wakil Presiden Sales Marketing and Franchise Operations Toyota Australia John Pappas menambahkan bahwa setiap teknologi baru harus menjawab kebutuhan pasar secara tepat.

"Kami terus mempelajari berbagai solusi powertrain. Namun, teknologi tersebut harus benar-benar mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Jika nantinya kami menghadirkan teknologi baru melalui investasi riset dan pengembangan yang besar, kami ingin memastikan teknologi itu memang tepat untuk pasar kami," pungkas John Pappas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05 WIB

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 15:10 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×