Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB
Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi
Ilustrasi Logo BYD. (Ist)
baca 10 detik
  • Sebuah SUV listrik BYD Tang mengalami kerusakan motor belakang saat melintasi genangan air di Shenyang, China.
  • BYD menyatakan motor terlepas akibat benturan keras sebelumnya pada bagian bawah mobil, bukan sekadar terkena air.
  • Pihak BYD menegaskan bahwa sertifikasi ketahanan air pada komponen kendaraan bukanlah izin untuk sengaja menerjang banjir.

Suara.com - Dunia maya baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang memperlihatkan unit mobil listrik SUV BYD Tang mengalami kejadian tidak terduga saat melintasi genangan air.

Dalam video yang diambil di Kota Shenyang, China tersebut, terlihat sebuah komponen logam berukuran besar terlepas dari bagian bawah mobil dan terseret di aspal sambil masih terhubung oleh kabel.

Kejadian ini sontak memicu perdebatan hangat di kalangan netizen mengenai durabilitas dan keamanan mobil listrik saat menghadapi situasi banjir.

Peristiwa ini bermula ketika sebuah BYD Tang EV berwarna putih tengah melaju pelan di tengah guyuran hujan deras dan kondisi jalan yang tergenang.

Meski air terlihat hanya setinggi satu atau dua inci dalam rekaman, sebuah komponen yang diyakini sebagai motor listrik bagian belakang tampak menjuntai keluar dari posisinya.

Foto jarak dekat yang beredar menunjukkan bahwa sebagian rumah motor (motor housing) patah dari rangka bawah SUV tersebut dan hanya bertahan karena satu kabel oranye bertegangan tinggi yang masih tersambung.

Uniknya, meski motor belakangnya sudah terlepas dan menyeret di jalan, mobil tersebut dilaporkan masih bisa terus melaju.

Hal ini dimungkinkan karena unit yang terlibat diduga merupakan model dual-motor.

Saat motor bagian belakang gagal berfungsi atau terlepas, sistem penggerak mobil beralih mengandalkan motor bagian depan untuk tetap memberikan momentum gerak maju.

baca juga
Mobil lIstrik BYD Atto 1 Facelift Meluncur Beijing Auto Show 2026. (Foto: Autohome)
Interior mobil BYD. (Foto: Autohome)

Namun, kondisi ini tentu dianggap sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan lainnya.

Merespons viralnya video tersebut, pihak BYD langsung melakukan investigasi mendalam terhadap unit yang bersangkutan.

Berdasarkan hasil pengecekan, produsen otomotif asal China ini memberikan klarifikasi bahwa motor listrik tersebut tidak copot begitu saja hanya karena terkena air.

BYD mengklaim bahwa kendaraan tersebut sebelumnya telah mengalami benturan keras pada bagian bawah (severe underbody collision) saat pengemudi mencoba menerjang banjir yang kemungkinan lebih dalam sebelum video tersebut direkam.

Menanggapi kekhawatiran publik soal ketahanan komponen mobil listrik terhadap air, Executive Vice President BYD, He Zhiqi, memberikan pernyataan tegas terkait batasan teknologi keamanan pada kendaraan mereka.

Beliau mengingatkan bahwa sertifikasi ketahanan air pada komponen vital seperti baterai bukan berarti mobil bebas digunakan untuk berenang di genangan air yang dalam.

Dikutip dari Carscoops, He Zhiqi menjelaskan, "Sertifikasi ketahanan air pada Blade Battery hanya dirancang sebagai fitur keselamatan dalam kondisi darurat dan bukan untuk mendorong pengemudi sengaja melintasi jalan yang tergenang".

Ia menambahkan bahwa meskipun paket baterai sudah memiliki sertifikasi IP67 dan IP68 yang memberikan perlindungan sesuai standar pengujian, hal itu tidak boleh diartikan sebagai izin untuk mengemudikan kendaraan melewati banjir secara sengaja karena risiko kerusakan pada panel bodi dan komponen kolong tetap mengintai.

Pihak perusahaan juga terus mengimbau para pemilik kendaraan untuk lebih berhati-hati dan menghindari jalanan yang terendam banjir.

Kejadian di Shenyang ini menjadi pengingat bagi para pengguna mobil listrik bahwa fitur keselamatan canggih sekalipun tetap memiliki batasan fisik, terutama jika kendaraan dipaksa menghadapi kondisi ekstrem yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kini, nasib pemilik mobil tersebut bergantung pada kebijakan asuransi, mengingat biaya penggantian dan pemasangan motor listrik baru dipastikan tidaklah murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rival Fronx Harga Setara S-Presso Bekas, Pesona Wuling Alvez Manual Bikin Naksir

Rival Fronx Harga Setara S-Presso Bekas, Pesona Wuling Alvez Manual Bikin Naksir

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:53 WIB

Mirip Jimny Versi Futuristik, Inikah Mobil Listrik Termurah Kia?

Mirip Jimny Versi Futuristik, Inikah Mobil Listrik Termurah Kia?

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:55 WIB

Strategi Nekat Geely Lawan Arus di Tengah Tren Kendaraan Listrik

Strategi Nekat Geely Lawan Arus di Tengah Tren Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:50 WIB

Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes

Mobil Terlaris 2026 Segmen SUV Kompak: Raize vs Fronx Lebih Moncer yang Mana? Nissan Ngenes

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:28 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×