- Wuling Aira EV baru dirilis dengan harga Rp155 juta hingga Rp175 juta di Indonesia untuk memicu persaingan pasar mobil listrik.
- Kehadiran Wuling Aira EV menekan nilai jual mobil listrik bekas seperti Wuling Air EV dan VinFast VF3 agar turun harga.
- Wuling Aira EV baru menawarkan jarak tempuh 205 hingga 301 km serta fitur modern dengan garansi pabrik utuh.
![Wuling Aira EV diluncurkan di GIIAS 2026. Berkonfigurasi empat pintu, mobil listrik ini ditawarkan dengan harga mulai Rp155 juta hingga Rp175 juta. [Suara.com/Michele Alessandra Amabelle]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/29/24810-wuling-aira-ev.jpg)
Secara spesifikasi, mobil asal Vietnam ini memiliki jarak tempuh sekitar 215 km berdasarkan standar NEDC.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 40 hp dengan torsi 110 Nm, yang mana secara angka performa sebenarnya sangat identik dengan Wuling Aira EV.
Namun, meminang VF3 dalam kondisi bekas berarti Anda harus lebih teliti mengecek riwayat penggunaan baterai dan sisa masa garansi yang tersedia dibandingkan membeli Aira EV yang masih dalam kondisi baru.
Sementara itu, Wuling Air EV yang sudah lebih dulu populer memiliki basis spesifikasi yang hampir kembar dengan saudaranya, Aira EV.
Air EV juga menawarkan jarak tempuh 205 km hingga 301 km dengan output tenaga 30 kW dan torsi 110 Nm.
Daya tarik utama untuk memilih Air EV bekas saat ini tentu saja adalah harganya yang kemungkinan besar akan merosot ke angka Rp130 jutaan atau bahkan lebih rendah untuk mengejar selisih harga dengan Aira EV baru.
Keputusan akhir kini bergantung pada prioritas Anda: apakah lebih mementingkan status mobil baru dengan teknologi layar lebih canggih pada Aira EV, atau mencari nilai ekonomis maksimal dengan berburu Air EV bekas yang harganya diprediksi akan semakin terjun bebas.