- Pasangan muda dan pekerja produktif mencari mobil bekas berkualitas di bawah seratus juta rupiah untuk kebutuhan keluarga.
- Pasar otomotif menyediakan sepuluh pilihan kendaraan berkapasitas tujuh penumpang dengan karakteristik mesin dan harga yang bervariasi.
- Pakar otomotif Fitra Eri menyarankan pembeli mengutamakan kebutuhan daripada keinginan demi menghindari beban finansial.
3. Daihatsu Sigra (2016-2018)

Saudara kembar Calya ini memiliki harga sedikit lebih rendah, yakni sekitar 80 juta hingga 98 juta rupiah.
Tersedia pilihan mesin 1.0L atau 1.2L yang sama-sama efisien untuk harian. Kelebihannya adalah pilihan varian yang banyak dan pajak yang murah.
Kekurangannya, varian mesin 1.0L sangat tidak disarankan untuk Anda yang sering melewati jalan menanjak.
4. Datsun Go+ Panca (2015)

Unit ini bisa didapatkan dengan harga sangat bersahabat di kisaran 50 juta hingga 60 juta rupiah.
Mesin 1.198 cc miliknya menghasilkan tenaga 68 PS dan torsi 104 Nm.
Plusnya adalah harga termurah untuk mobil tahun muda dan konsumsi BBM yang hemat.
Minusnya, fitur keamanan dan kenyamanan di dalam kabin tergolong sangat minimalis.
5. Toyota Avanza 1.3 (Generasi 1)

Si Raja MPV ini dijual di kisaran 60 juta hingga 90 juta rupiah untuk unit tahun 2005-2010.
Dibekali mesin 1.300 cc VVT-i dengan tenaga 88 hp dan torsi 119 Nm.
Keunggulannya adalah suku cadang yang melimpah dan mesin yang sangat bandel.
Kekurangannya, konsumsi bensinnya tidak seirit Xenia 1.0 karena kapasitas mesin yang lebih besar. Suspensinya juga seperti Xenia.
6. Suzuki Ertiga (Generasi 1, 2014-2016)

Ertiga mulai bisa dipinang dengan harga mulai dari 90 juta rupiah. Mengandalkan mesin 1.373 cc 4-silinder dengan tenaga 93,7 PS dan torsi 130 Nm.
Kelebihannya adalah desain yang masih terlihat modern, kabin lapang, dan handling yang sangat stabil.
Minusnya, harga unit tahun mudanya sering kali masih berada mepet di angka 100 juta rupiah.
7. Isuzu Panther (1996-2003)

Legenda diesel ini dihargai sekitar 50 juta hingga 89 juta rupiah. Mengusung mesin diesel 2.500 cc Direct Injection dengan torsi besar mencapai 182 Nm.
Kelebihannya adalah mesin diesel yang sangat awet, irit solar, dan sangat tangguh di medan tanjakan berat.
Kekurangannya adalah getaran mesin yang sangat terasa di kabin serta desain eksterior yang sudah sangat jadul.
8. Toyota Kijang Kapsul (1999-2004)

Mobil legendaris ini memiliki taksiran harga 44 juta hingga 75 juta rupiah. Tersedia varian mesin bensin 1.8L atau diesel 2.4L yang bertenaga 82 dk dan torsi 162 Nm.
Keunggulannya adalah sasis yang sangat kuat, mesin bandel, dan perawatan yang sangat mudah.
Minusnya, varian bensin sangat boros bahan bakar dan fiturnya sangat minim.
9. Daihatsu Feroza (1993-2001)

SUV tangguh ini bisa dimiliki dengan harga 27 juta hingga 65 juta rupiah.
Menggunakan mesin bensin 1.589 cc yang menghasilkan tenaga 95 HP. Kelebihannya adalah ground clearance tinggi dan desain gagah yang cocok untuk off-road ringan.
Kekurangannya adalah konsumsi BBM yang sangat boros karena masih menggunakan sistem karburator serta kabin yang terasa sempit.
10. Toyota Kijang Innova (Generasi 1, 2005-2006)

Varian bensin 2.0L dari Innova awal ini dibanderol sekitar 80 juta hingga 90 juta rupiah.
Kelebihannya adalah kenyamanan kabin yang luar biasa, suspensi empuk, dan tenaga mesin yang besar untuk muatan penuh.
Kekurangan utamanya adalah konsumsi bahan bakarnya yang sangat boros jika dibandingkan dengan MPV modern.
Sebelum Beli Mobil, Simak Saran Pakar
Sebelum Anda melakukan transaksi, pakar otomotif Fitra Eri memberikan saran krusial yang sangat relevan bagi pembeli mobil pertama.
Ia menekankan pentingnya mendahulukan logika daripada emosi.
"Mobil pertama definitely harus sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan bukan keinginan ya needs bukan wants... karena mobil pertama itu akan menentukan kelancaran kita bekerja kelancaran kita mencari rezeki ee kebocoran uang kita untuk perawatan mobil," ucapnya dikutip dari kanal Youtube Otomotivasi.
Ia juga mengingatkan agar calon pembeli tidak terjebak dalam gaya hidup yang dipaksakan melalui kredit yang memberatkan.
"Jangan maksain ada orang demi gaya hidup dia paksain beli mobilnya mentereng tapi dia bayar cuma 30% sisanya dikredit saya enggak pernah masuk akal di saya orang beli mobil mentereng kredit tuh enggak pernah masuk akal kenapa dia harus beli dia bisa beli yang lain tanpa perlu punya utang selama 5 tahun ke depan".
Intinya, Fitra Eri menyarankan untuk selalu menggunakan akal sehat untuk mobil-mobil pertama Anda sebelum nantinya bisa mengikuti keinginan emosional pada mobil-mobil selanjutnya.