- Legenda Timnas Kurniawan Dwi Yulianto menempatkan Ole Romeny di posisi pertama dalam permainan Blind Ranking striker Garuda.
- Peringkat selanjutnya dalam daftar tersebut diisi oleh Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kusuma, dan Gendut Dony.
- Ole Romeny berpeluang menambah catatan enam golnya saat membela Timnas pada FIFA ASEAN Cup September 2026 mendatang.
Suara.com - Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, membuat pilihan menarik ketika diminta mengurutkan sejumlah penyerang yang pernah memperkuat skuad Garuda.
Dalam permainan Blind Ranking yang dibagikan melalui media sosial Timnas Indonesia, Kurniawan harus menentukan posisi lima striker yang diberikan secara acak oleh pembawa acara.
Dari lima nama tersebut, terdapat Ole Romeny, Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kusuma, dan Gendut Dony.
![Boaz Solossa saat memperkuat Timnas Indonesia. [dok. PSSI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/22/29489-boaz-solossa.jpg)
Menariknya, Kurniawan justru menempatkan Ole Romeny di posisi teratas. Penyerang naturalisasi tersebut berada di atas dua nama besar yang sudah lama menjadi bagian dari sejarah lini depan Timnas Indonesia, Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas.
Boaz Solossa kemudian ditempatkan Kurniawan pada urutan kedua. Sementara itu, Bambang Pamungkas harus puas berada di posisi ketiga dalam pilihan mantan striker Timnas Indonesia tersebut.
Posisi keempat diberikan kepada Ilham Jaya Kusuma. Adapun Gendut Dony menjadi nama yang berada di peringkat kelima.
Pilihan Kurniawan cukup menarik karena Ole Romeny merupakan satu-satunya pemain yang masih aktif dari lima nama tersebut. Empat striker lainnya sudah tidak lagi memperkuat Timnas Indonesia.
Meski demikian, Kurniawan tetap menempatkan Romeny sebagai pilihan pertama berdasarkan penilaiannya terhadap kualitas para penyerang yang diberikan dalam permainan tersebut.
Kurniawan sendiri bukan sosok sembarangan jika berbicara mengenai striker Timnas Indonesia. Si Kurus mencatatkan 55 penampilan bersama skuad Garuda dengan koleksi 33 gol.
Namun, nama Kurniawan tidak termasuk dalam lima pemain yang harus diurutkan dalam permainan Blind Ranking tersebut. Ia pun tetap memberikan penilaian terhadap para striker yang namanya muncul.
Romeny saat ini menjadi salah satu opsi utama di lini depan Timnas Indonesia. Pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya mendapat kepercayaan pada era Shin Tae-yong dan tetap menjadi bagian penting skuad Garuda setelah John Herdman mengambil alih posisi pelatih.
Peran Romeny tidak hanya sebatas mencetak gol. Ia juga dapat membantu proses pembangunan serangan serta memberikan kontribusi melalui umpan kepada pemain lain.
Bersama Timnas Indonesia, Romeny sejauh ini telah mencatatkan enam gol dan dua assist dari 10 penampilan.
Catatan tersebut masih dapat bertambah karena Romeny berpeluang kembali menjadi andalan Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 21 September 2026. Kehadiran Romeny diharapkan kembali memberikan opsi di lini depan skuad Garuda dalam menghadapi persaingan pada ajang tersebut.