- Pembalap Aldi Satya Mahendra meraih poin penting pada putaran WorldSSP 2026 di Sirkuit Cremona, Italia.
- Aldi menyelesaikan Race 1 di posisi kesepuluh, namun gagal menuntaskan Race 2 karena mengalami insiden DNF.
- Tambahan enam poin membuat Aldi bertahan di peringkat kesepuluh klasemen sementara dengan total 132 poin.
Suara.com - Pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia Aldi Satya Mahendra kembali menunjukkan perjuangan keras pada putaran ke-10 World Supersport atau WorldSSP 2026 di Sirkuit Cremona, Italia. Kendati diwarnai catatan insiden dan kendala teknis, rider muda ini berhasil mengamankan poin berharga di tengah sengitnya persaingan kelas dunia.
Mengawali balapan pertama dari posisi start ke-20, Aldi tampil tenang memanfaatkan kekacauan akibat insiden kecelakaan pembalap lain. Mampu merangsek naik sepuluh barisan, ia mengakhiri Race 1 di urutan ke-10. Sayangnya, performa impresif tersebut gagal berlanjut pada Race 2. Mengawali balapan dari grid ke-21, ia harus menyelesaikannya lebih awal dengan status DNF.
Hasil akhir akhir pekan lalu menjadi bahan evaluasi penting terkait konsistensi performa saat kualifikasi agar tidak terus-menerus terjebak memulai balapan dari posisi tidak menguntungkan.
”Race weekend di Cremona tidak berjalan sepenuhnya mulus, tapi saya bersyukur karena masih mendapatkan poin penting. Mudah-mudahan kejadian di luar kendali seperti seri ini tidak terulang pada dua round terakhir. Saya ingin menghasilkan lebih banyak poin agar menyelesaikan musim ini dengan improvement yang tepat,” ungkap Aldi Satya Mahendra, Kamis (1/10/2026).
Tambahan enam poin dari Italia membawa pembalap AS BLU CRU Racing Team tersebut bertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan total 132 poin.
Pihak manajemen menekankan pentingnya pembenahan strategi untuk menghadapi dua seri pemungkas di Estoril, Portugal dan Jerez, Spanyol pada Oktober mendatang.
”Di Cremona, Aldi Satya Mahendra melanjutkan konsistensi menambah poin. Setelah ini kami fokus pada performa di Estoril dan Jerez sehingga mendulang poin lagi. Komitmen kuat menuntaskan musim ini dengan memorable mendorongnya terus berjuang mengejar prestasi di level dunia,” papar Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).