Demi Penuhi Kebutuhan Keluarga, Bocah ini Rela Berjualan Kerupuk

Demi Penuhi Kebutuhan Keluarga, Bocah ini Rela Berjualan Kerupuk

Sudah menjadi rahasia umum kalau ketimpangan sosial di dunia ini emang begitu besar. Ada anak-anak yang baru dilahirkan tapi sudah langsung merasakan kekayaan miliaran hingga triliunan rupiah. Sementara itu, di tempat-tempat yang kumuh, ada juga anak-anak yang baru dilahirkan, namun langsung didera kemiskinan. Bahkan, mungkin untuk biaya persalinan saja, orangtuanya harus bekerja banting tulang atau meminjam uang ke orang lain.

Akibatnya, kedua jenis kalangan ini menjalani kehidupan yang berbeda 180 derajat. Anak orang kaya tinggal leyeh-leyeh dan menyuruh pembantu, maka semua kebutuhannya langsung dipenuhi. Sementara, anak-anak kurang mampu sudah harus ikut membantu mencari nafkah di usia yang begitu dini. Kalau anak orang kaya bingung memilih mau makan di restoran mana, anak kurang mampu bingung apakah hari ini masih bisa makan atau tidak.

Salah satu anak yang lahir dari keluarga kurang mampu adalah bocah berikut ini. Di usia sekolah, dia sudah harus terjun ke jalan untuk mencari nafkah. Namun, bocah ini tidak mau menjadi pengemis. Dia memilih untuk berusaha dengan kemampuan sendiri, yaitu dengan berjualan asongan. Bocah ini berjualan kerupuk di perempatan flyover Summarecon, Bekasi. Dengan seragam sekolah yang masih melekat di tubuh, dia tidak malu atau gengsi melakoni pekerjaan ini.

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS