Demi Menjaga Suara Pemilih, Pengawas TPS di Pekalongan Kehilangan Bayi

Demi Menjaga Suara Pemilih, Pengawas TPS di Pekalongan Kehilangan Bayi

Semarangpos.com, SEMARANG — Kisah pilu mewarnai perjalanan para pengawas pemilu di Jawa Tengah (Jateng). Demi mengawal pelaksanaan Pemilu 2019, tak sedikit dari mereka yang mengalami musibah.

Seperti yang dialami Siti Khuzaimah. Perempuan yang menjadi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) 1 Desa Ketandan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan itu harus rela kehilangan bayinya akibat kelelahan saat mengawal proses pemungutan suara, Rabu (17/4/2019). Rekomendasi Redaksi : Bawaslu Jateng Kerahkan Tim Patroli ke 115.401 TPS Seperti Ini Kisah Pembuat Irisan Rebung Lumpia di Kampung Brondongan... Bawaslu Jateng Proses 48 Pelanggaran Pemilu 2019

Koordinator Divisi Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Sri Sumanta, membenarkan tragedi yang menimpa salah satu PTPS di Pekalongan itu. Ia menyebutkan saat proses pemungutan suara itu, Siti memang tengah dalam kondisi hamil tua.

“Nah, saat mengawal coblosan itu tiba-tiba ia mengalami kontraksi dan air ketubannya pecah. Dia lalu dilarikan ke rumah sakit dan harus menjalani persalinan,” ujar Sumanta saat dihubungi Semarangpos.com, Senin (22/4/2019).

 

Terkini

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS