Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!

Bernadette Sariyem

Kamis, 05 Maret 2026 | 19:23 WIB
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi saat melakukan sesi wawancara dengan Redaksi Suara.com di Jakarta, Senin (23/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Presiden Trump mengklaim AS dan Israel agresi ke Iran dan membunuh Khamenei pada 28 Februari 2026 untuk hentikan nuklir.
  • Duta Besar Iran membantah tuduhan nuklir, menyatakan Khamenei telah menerbitkan fatwa haram produksi senjata nuklir.
  • Iran menuduh AS dan Israel melakukan terorisme berbasis negara dengan membunuh pemimpin yang selalu melawan kekerasan global.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim, negaranya dan Israel mengagresi Iran dan membunuh Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (28/2/2026), untuk menghentikan pembuatan senjata nuklir.

Namun, Kamis (5/3/2026), Duta Besar Iran untuk Republik Indonesia Mohammad Boroujerdi mengungkapkan fakta sebaliknya.

“Musuh membunuh Pemimpin Agung kami atas tuduhan tengah membangun senjata nuklir. Tapi yang harus diketahui, Ayatollah lah yang menerbitkan fatwa haram memproduksi, menyimpan, dan atau menggunakan senjata nuklir," kata Boroujerdi dalam acara doa bersama dan penandatanganan petisi di kediamannya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis.

Karenanya, Boroujerdi secara terbuka mempertanyakan motif di balik serangan yang menewaskan Khamenei pada Sabtu (akhir bulan lalu.

Kematian sang pemimpin spiritual tertinggi Iran tersebut memicu gelombang protes dan duka mendalam bagi jutaan umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Boroujerdi menegaskan, tuduhan-tuduhan yang dilemparkan oleh pihak Barat sebagai dalih serangan tersebut sepenuhnya tidak berdasar dan bertentangan dengan prinsip yang selama ini dipegang teguh oleh Khamenei.

Fatwa haram senjata nuklir tersebut, menurut Boroujerdi, adalah bukti nyata misi Ali Khamenei bukanlah untuk memicu perang pemusnahan massal, melainkan untuk kedaulatan yang damai.

Dengan adanya fatwa haram ini, argumen keamanan yang digunakan koalisi AS-Israel untuk melakukan serangan dianggap sebagai bentuk pembohongan publik internasional.

Sosok Anti-Kekerasan dan Anti-Genosida

baca juga

Bagi pemerintah Iran dan para pendukungnya, Ayatollah Ali Khamenei bukan sekadar pemimpin politik, melainkan simbol perlawanan terhadap penindasan global.

Boroujerdi menjelaskan, sepanjang masa kepemimpinannya, Khamenei selalu mengambil posisi yang tegas melawan segala bentuk ekstremisme dan kekerasan yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan hegemonik.

“Hari ini, kita semua berduka atas gugurnya seorang Pemimpin Agung yang tak pernah berkomproni dengan musuh. Dia selalu melawan hegemoni kekerasan serta genosida. Dia melawan musuh, di mana pun itu berada," kata dia.

AS-Israel 'Terorisme Berbasis Negara'

Dalam pidatonya, Boroujerdi tidak ragu untuk menggunakan diksi yang tajam terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Ia menyebut tindakan kedua negara tersebut sebagai bentuk terorisme yang sangat berbahaya karena dilakukan secara terorganisir oleh institusi negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup

Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:00 WIB

Nyanyi Lagu Kebangsaan Dituding Terpaksa, Aksi Manis Striker Iran Bikin Dunia Tersentuh

Nyanyi Lagu Kebangsaan Dituding Terpaksa, Aksi Manis Striker Iran Bikin Dunia Tersentuh

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip

Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 18:06 WIB

Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan

Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:30 WIB

Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi

Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:02 WIB

Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis

Timnas Iran Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Opsi Mundur di Piala Dunia 2026 Bikin Rugi Berlapis

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:58 WIB

Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?

Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Mager Bersih-bersih? Gunakan 8 Robot Vacuum Ini untuk Lantai Kinclong Tanpa Repot

Mager Bersih-bersih? Gunakan 8 Robot Vacuum Ini untuk Lantai Kinclong Tanpa Repot

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes

Menkeu Suahasil Tegaskan Gaji PNS Dibayar Lewat Bank, Bukan Kopdes

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Ironi Ruang Publik: Spanduk Protes Ditertibkan, Bendera Partai Dibiarkan

Ironi Ruang Publik: Spanduk Protes Ditertibkan, Bendera Partai Dibiarkan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Sekolah Tak Cukup Hanya Menghukum Pelaku Perundungan, KPAI: Harus Awasi Perubahan Perilaku Anak

Sekolah Tak Cukup Hanya Menghukum Pelaku Perundungan, KPAI: Harus Awasi Perubahan Perilaku Anak

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Shampoo Bar vs Shampoo Cair, Mana yang Lebih Cocok untuk Rambutmu?

Shampoo Bar vs Shampoo Cair, Mana yang Lebih Cocok untuk Rambutmu?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi: Mengapa Bisa Terjadi dan Apa yang Harus Dievaluasi?

Kasus Polisi Tembak Polisi: Mengapa Bisa Terjadi dan Apa yang Harus Dievaluasi?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:00 WIB

92 Titik Panas Masih Terdeteksi di Gunung Arjuno, Bantuan Water Bombing Dikejar

92 Titik Panas Masih Terdeteksi di Gunung Arjuno, Bantuan Water Bombing Dikejar

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:59 WIB

TEMPEST Akhiri Aktivitas Grup, Hyuk Segera Wamil dan LEW Tinggalkan Agensi

TEMPEST Akhiri Aktivitas Grup, Hyuk Segera Wamil dan LEW Tinggalkan Agensi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Karpet Merah untuk Danantara dan BUMN, Prabowo Setuju Ubah Definisi Kerugian Negara Bukan Korupsi?

Karpet Merah untuk Danantara dan BUMN, Prabowo Setuju Ubah Definisi Kerugian Negara Bukan Korupsi?

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Brain Drain: Mengapa Talenta Terbaik Indonesia Lebih Pilih Berkarier di Luar Negeri?

Fenomena Brain Drain: Mengapa Talenta Terbaik Indonesia Lebih Pilih Berkarier di Luar Negeri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:51 WIB

×