facebook

Kabag ULP: Server Sedang Diperbaiki di Jakarta

Kabag ULP: Server Sedang Diperbaiki di Jakarta

Penjabat Bupati Muna Barat, Bahri, melakukan sidak di kantor Unit Lembaga Pengadaan (ULP), Senin (27/6/2022).

Saat sidak, Bahri menanyakan keberadaan server sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik Pemda Muna Barat

Namun di saat sidak berlangsung, Kabag ULP sedang tak berada di tempat, dan hanya beberapa pegawai yang hadir saat itu.

"Memang server disimpan di mana? Bukan di sini? Di Muna Barat?," tanya Pj Bupati Muna Barat, Bahri.

Bahri bahkan mengancam akan mempolisikan Bagian ULP Muna Barat jika keberadaan LPSE tersebut tidak diketahui keberadaannya.

"Ini tidak benar, server tidak berada di tempat, kalau tidak ada sampai besok, saya akan laporkan polisi," tegasnya.

Pegawai ULP yang ada di kantor saat itu mengaku bahwa mereka tidak tahu menahu soal keberadaan server, sebab mereka masih CPNS yang baru masuk kantor.

Sementara Kepala Bagian Layanan Pengadaan Muna Barat, Ahmad Sabir ketika dikonfirmasi mengaku bahwa server sedang mengalami kerusakan sejak akhir Mei tahun 2022, dan saat ini server itu berada di Jakarta dalam masa perbaikan.

"Akhir Mei lalu jebol, ini kerusakan kedua kalinya. Awalnya kerusakan pada bulan April, saat ini lagi di Jakarta dan sedang diperbaiki," tuturnya.

Baca Juga: Server ULP Disembunyikan, Pj Bupati Muna Barat Duga Ada Permainan dalam Proses Tender

Ia juga telah melaporkan ke Sekretaris Daerah Muna Barat mengenai masalah server ini sebelum terjadi kerusakan server, dan Sekda meminta untuk menghentikan kegiatan proyek di Muna Barat.

"Sekda instruksikan untuk hentikan kegiatan sebelum Pj masuk, agar nantinya saat Pj masuk kegiatan terhitung dari nol," ucapnya.

Ia juga belum bisa pastikan kapan server ini kembali ke Muna Barat, sebab ia tidak dapat pastikan kecepatan dalam memperbaiki server tersebut. Maka ia juga tidak menanggapi tentang pernyataan Pj Bupati Muna Barat yang akan melaporkan ke polisi terkait LPSE.

"Saya tidak dapat pastikan target pemulihan server itu, karena tergantung yang memperbaikinya di Jakarta, maka saya no comment soal kemarahan bupati," pungkasnya. (B)

Terkini