Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Januari 2026 | 16:35 WIB
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Raksasa konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi mengumumkan pelepasan unit bisnis teh ikoniknya, Sariwangi ke Grup Djarum. Foto ist.
baca 10 detik
  • Unilever lepas Sariwangi ke Grup Djarum senilai Rp1,5 triliun; target rampung 2 Maret 2026.
  • Nilai transaksi capai 45% ekuitas UNVR; dana dikembalikan ke pemegang saham jangka pendek.
  • UNVR fokus pada bisnis inti demi nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.

Suara.com - Raksasa konsumsi PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi mengumumkan pelepasan unit bisnis teh ikoniknya, Sariwangi.

Bisnis tersebut dialihkan kepada entitas usaha milik Grup Djarum, yaitu PT Savoria Kreasi Rasa, melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis (Business Transfer Agreement/BTA) pada Selasa (6/1).

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), kesepakatan nilai transaksi jual beli ini mencapai Rp1,5 triliun (di luar pajak). Angka tersebut berada di atas nilai pasar hasil penilaian independen oleh KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan yang sebesar Rp1,48 triliun.

"Harga yang disepakati sebesar Rp1.500.000.000.000. Transaksi ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2 Maret 2026," tulis manajemen Unilever dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

Penjualan ini merupakan langkah signifikan bagi struktur modal UNVR. Nilai transaksi tersebut mencakup 45% dari ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan per September 2025. Meski Sariwangi berkontribusi sekitar 3,1% terhadap laba bersih dan 2,7% terhadap pendapatan usaha, manajemen memastikan operasional perusahaan tetap stabil.

"Transaksi tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan," tegas manajemen.

Keputusan pelepasan Sariwangi merupakan bagian dari strategi besar Unilever untuk melakukan pemurnian portofolio. Dana hasil penjualan ini akan digunakan untuk mengembalikan nilai investasi kepada pemegang saham dalam jangka pendek dan memperkuat kategori bisnis utama guna meningkatkan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham.

Langkah ini sekaligus menandai ekspansi agresif Grup Djarum di industri minuman melalui Savoria Kreasi Rasa, memperkuat posisi mereka di pasar teh celup yang selama puluhan tahun didominasi oleh merek Sariwangi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!

Usai Adik Prabowo 'Kempit' Saham IKS, COIN Umumkan Agenda Genting Akhir Tahun!

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 14:58 WIB

Pemegang Saham Pengendali Dicaplok Perusahaan Korea, KISI AM Umumkan Perubahan Nama

Pemegang Saham Pengendali Dicaplok Perusahaan Korea, KISI AM Umumkan Perubahan Nama

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 08:50 WIB

Kejagung Ungkap Status Victor Hartono, Anak Orang Terkaya Indonesia yang Dicekal dalam Kasus Korupsi

Kejagung Ungkap Status Victor Hartono, Anak Orang Terkaya Indonesia yang Dicekal dalam Kasus Korupsi

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 20:07 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×