Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Januari 2026 | 16:55 WIB
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Pengunjung memilih produk minuman berpemanis di salah satu ritel di Jakarta, Senin (18/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Coca-Cola pangkas 75 karyawan di Atlanta per Februari 2026 akibat reorganisasi.
  • Pemangkasan dilakukan bertahap; operasional kantor pusat dipastikan tetap berjalan.
  • Tren PHK industri konsumsi berlanjut setelah Nestlé dan General Mills ambil langkah serupa.

Suara.com - Raksasa minuman ringan dunia, The Coca-Cola Company, resmi mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja di kantor pusatnya di Atlanta, Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari strategi reorganisasi perusahaan yang telah dicanangkan sejak tahun 2025.

Berdasarkan dokumen yang dikirimkan kepada otoritas tenaga kerja negara bagian Georgia, Coca-Cola akan memangkas sekitar 75 karyawan pada tahap awal. Proses pemutusan hubungan kerja (PHK) ini dijadwalkan mulai berlaku secara bertahap pada 28 Februari 2026.

“PHK tersebut merupakan bagian dari reorganisasi yang diumumkan sejak 2025. Pengurangan jumlah karyawan akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan,” tulis manajemen dalam surat resminya, dikutip dari CBS News, Rabu (7/1/2026).

Meskipun terdapat pengurangan staf, Coca-Cola memastikan bahwa operasional di kantor pusat Atlanta tetap berjalan normal. Perusahaan menekankan bahwa pemberitahuan ini diberikan lebih awal—sekitar 60 hari sebelum hari H—demi menjaga transparansi dan memberikan waktu bagi karyawan terdampak untuk melakukan perencanaan.

Surat pemberitahuan tersebut ditandatangani langsung oleh Lisa V. Chang, Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Kepala Sumber Daya Manusia Global The Coca-Cola Company. Perusahaan juga mengisyaratkan adanya kemungkinan dampak tambahan pada bulan-bulan berikutnya seiring dengan proses evaluasi struktur organisasi yang terus berjalan.

Coca-Cola menambah panjang daftar raksasa barang konsumsi (consumer goods) yang melakukan efisiensi tenaga kerja di tengah dinamika ekonomi global. Langkah serupa sebelumnya telah diambil oleh perusahaan multinasional lainnya seperti Nestlé, General Mills, dan Molson Coors sepanjang tahun lalu.

Fenomena ini mencerminkan upaya perusahaan-perusahaan besar dunia untuk tetap kompetitif dengan menyederhanakan struktur organisasi guna menghadapi tantangan pasar yang terus berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tanda Kamu Nggak Dihargai di Tempat Kerja, Mungkin Sudah Saatnya Resign!

7 Tanda Kamu Nggak Dihargai di Tempat Kerja, Mungkin Sudah Saatnya Resign!

Your Say | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:42 WIB

BSI Perluas Pembiayaan Proyek Efisiensi Negara

BSI Perluas Pembiayaan Proyek Efisiensi Negara

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 07:46 WIB

Menperin Minta Insentif Sektor Otomotif ke Purbaya untuk Cegah PHK

Menperin Minta Insentif Sektor Otomotif ke Purbaya untuk Cegah PHK

Otomotif | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:06 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×