SuaraPekanbaru.id- Polemik yang terjadi di tubuh Kementerian Keuangan terkini mulai diusut. Menteri Kuangan Sri Mulyani pun tak tinggal diam. Dia sedang menelisik kasus yang terjadi saat ini.
Tindakan dari Menkeu Sri Mulyani itu dilakukan, atas respons dari mencuatnya kabar pegawai Kemenkeuyang dinilai ‘bermain’.
Satu diantaranya adalah mantan pegawai pajak bernama Rafael Alun Trisambodo. Hartanya kekayaanya mencuat ke publik. Hal ini berkat sang anak, Mario Dandy yang melakukan kasus penganiayaan terhadap David Ozora.
Terkini Sri Mulyani, mengklaim menemukan beberapa temuan bombastis. Hal tersebut menjadi catatan penting bagi institusinya.
Sri Mluyani mengungkap kalau sejak tahun 2007 hingga 2023, ditemukan ada 964 karyawan yang diduga melakukan transaksi janggal.
Temuan tersebut terjadi berkat adnaya kerjasama antara Kemenkeu dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Pihak dari Sri Mulyani, sudah berkirim surat kepada PPATK sebanyak 266 dalam rentang waktu tersebut, untuk melaporkan pengaduan terkait dengan adanya dugaan transaksi yang dicurigai dilakukan oleh para oknum pejabat di Kemenkeu.
"Ada 964 pegawai yang diindetifikasikan ini dari 2007-2023. Kalau kita bilang harapannya mungkin 60an dari jumlah karyawan di Kemenkeu, itu pernah mencapai 80 ribu dan sekarang 74 ribu," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani dikutip dari Suara.com, Senin (13/3/2023).
Tentu saja angka tersebut begitu mebgejutkan semua pihak. Karena total ASN di Kemenkeu mencapai total 74 ribu.
Transkasi Fantastis Ratusan Triliun
Bahkan ada temuan dengan nilai yang cukup fantastis. Totalnya dari keseluruhan pejabat yang diduga bermain itu, mencapai Rp300 triliun.
Terkait dengan hal itu, awalnya Sri Mulyani mengatakan kalau dirinya tidak mendapatkan informasi tersebut. Dia pun tidak tahu dari mana data itu dihimpun. Jadi Sri Mulyani berencana untuk meminta lebih detail lagi kepada Menteri Polhukam Mahfud MD dan juga Ketua PPTK Ivan Yustiavandana.
"Mengenai Rp300 triliun terus terang, saya tidak lihat dalam surat itu tidak ada angkanya. Jadi saya engga tahu juga Rp300 triliun darimana. Nanti saya akan kembali lagi ke Jakarta. Saya akan bicara lagi dengan Mahfud dan juga Ivan angkanya dari mana. Dengan ini saya juga punya informasi yang sama dengan anda semuanya, media, dan masyarakat," ucap Sri Mulyani.
16 Pejabat Diusut
![Rafael Alun Trisambodo keporgok melakukan gelagat aneh dan mondar mandir menuju safe deposit box sebelum dilakukan pemblokiran oleh PPATK. [Foto: Suara.com - Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/03/13/1-rafael-alun-trisambodo.jpg)
Soal adanya temuan janggal dengan nilai transaksi sebesar Rp 300 triliun, membuat Menkopolhukam Mahfud MD sempat mengeluh terkait dengan laporan tersebut tidak ditindaklanjuti Kemenkeu.
"Itu tahun 2009 sampai 2023 ada 160 laporan lebih. Taruhlah 168 sejak itu. Itu tidak ada kemajuan informasi. Sesudah diakumulasikan, semua melibatkan 460 orang lebih ke kementerian itu yang akumulasi terhadap transaksi yang mencurigakan itu bergerak di sekitar Rp 300 triliun," kata Mahfud MD dalam pernyataan resminya.