Kata Sri Mulyani Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun, 964 Karyawan Diduga 'Bermain' 16 Pegawai Diusut Hukum

Suara Pekanbaru

Senin, 13 Maret 2023 | 16:02 WIB
Kata Sri Mulyani Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun, 964 Karyawan Diduga 'Bermain' 16 Pegawai Diusut Hukum
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan jawaban tentang temuan transaksi janggal Rp 300 triliun. Dia juga mengungkapkan sebuah data yang cukup mengejutkan terkait dengan pegawai Kemenkeu. (Foto: Suara.com / Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

SuaraPekanbaru.id- Polemik yang terjadi di tubuh Kementerian Keuangan terkini mulai diusut. Menteri Kuangan Sri Mulyani pun tak tinggal diam. Dia sedang menelisik kasus yang terjadi saat ini.

Tindakan dari Menkeu Sri Mulyani itu dilakukan, atas respons dari mencuatnya kabar pegawai Kemenkeuyang dinilai ‘bermain’.

Satu diantaranya adalah mantan pegawai pajak bernama Rafael Alun Trisambodo. Hartanya kekayaanya mencuat ke publik. Hal ini berkat sang anak, Mario Dandy yang melakukan kasus penganiayaan terhadap David Ozora.

Terkini Sri Mulyani, mengklaim menemukan beberapa temuan bombastis. Hal tersebut menjadi catatan penting bagi institusinya.

Sri Mluyani mengungkap kalau sejak tahun 2007 hingga 2023, ditemukan ada 964 karyawan yang diduga melakukan transaksi janggal.

Temuan tersebut terjadi berkat adnaya kerjasama antara Kemenkeu dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Pihak dari Sri Mulyani, sudah berkirim surat kepada PPATK sebanyak 266 dalam rentang waktu tersebut, untuk melaporkan pengaduan terkait dengan adanya dugaan transaksi yang dicurigai dilakukan oleh para oknum pejabat di Kemenkeu.

"Ada 964 pegawai yang diindetifikasikan ini dari 2007-2023. Kalau kita bilang harapannya mungkin 60an dari jumlah karyawan di Kemenkeu, itu pernah mencapai 80 ribu dan sekarang 74 ribu," ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani dikutip dari Suara.com, Senin (13/3/2023).

Tentu saja angka tersebut begitu mebgejutkan semua pihak. Karena total ASN di Kemenkeu mencapai total 74 ribu.

baca juga

Transkasi Fantastis Ratusan Triliun

Bahkan ada temuan dengan nilai yang cukup fantastis. Totalnya dari keseluruhan pejabat yang diduga bermain itu, mencapai Rp300 triliun.

Terkait dengan hal itu, awalnya Sri Mulyani mengatakan kalau dirinya tidak mendapatkan informasi tersebut. Dia pun tidak tahu dari mana data itu dihimpun. Jadi Sri Mulyani berencana untuk meminta lebih detail lagi kepada Menteri Polhukam Mahfud MD dan juga Ketua PPTK Ivan Yustiavandana.

"Mengenai Rp300 triliun terus terang, saya tidak lihat dalam surat itu tidak ada angkanya. Jadi saya engga tahu juga Rp300 triliun darimana. Nanti saya akan kembali lagi ke Jakarta. Saya akan bicara lagi dengan Mahfud dan juga Ivan angkanya dari mana. Dengan ini saya juga punya informasi yang sama dengan anda semuanya, media, dan masyarakat," ucap Sri Mulyani.

16 Pejabat Diusut

Rafael Alun Trisambodo keporgok melakukan gelagat aneh dan mondar mandir menuju safe deposit box sebelum dilakukan pemblokiran oleh PPATK. [Foto: Suara.com - Alfian Winanto]
Rafael Alun Trisambodo keporgok melakukan gelagat aneh dan mondar mandir menuju safe deposit box sebelum dilakukan pemblokiran oleh PPATK. (sumber: Foto: Suara.com - Alfian Winanto)

Soal adanya temuan janggal dengan nilai transaksi sebesar Rp 300 triliun, membuat Menkopolhukam Mahfud MD sempat mengeluh terkait dengan laporan tersebut tidak ditindaklanjuti Kemenkeu.

"Itu tahun 2009 sampai 2023 ada 160 laporan lebih. Taruhlah 168 sejak itu. Itu tidak ada kemajuan informasi. Sesudah diakumulasikan, semua melibatkan 460 orang lebih ke kementerian itu yang akumulasi terhadap transaksi yang mencurigakan itu bergerak di sekitar Rp 300 triliun," kata Mahfud MD dalam pernyataan resminya.

Terkait dengan hal itu, Sri Mulyani memberikan jawaban. Dia mengklaim kalau pihaknya sudah melakukan pengusutan, atas adanya kabar itu.

"Jadi kalau kemarin Pak Mahfud memberikan impresi seolah-olah tidak ada tindak lanjut, kami ingin meluruskan sore hari ini. Seluruh surat dari PPATK yang dikirim ke kami, baik itu adalah permintaan dari kami 185 atau yang merupakan inisiatif PPATK 81, semuanya ditindaklanjuti. 86 surat kami memberikan tindak lanjut dengan melakukan beberapa pengumpulan bukti-bukti tambahan," beber Sri Mulyani menjelaskan.

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Awan Nurmawan Nuh, mengatakan sebelumnya, kalau sekarang ada 16 pejabat yang sedang diusut secara hukum atas adanya laporan itu. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejutan Lagi dari Rafael Alun Trisambodo! Diduga Simpan Uang Miliaran di Tempat Rahasia, PPATK Membenarkan

Kejutan Lagi dari Rafael Alun Trisambodo! Diduga Simpan Uang Miliaran di Tempat Rahasia, PPATK Membenarkan

Pekanbaru | Jum'at, 10 Maret 2023 | 13:07 WIB

Ada Lagi! Baru Muncul Diduga Istri Kepala Badan Pertanahan Jaktim Pamer Gaya 'Selangit', Kenal Sudarman Harja Saputra?

Ada Lagi! Baru Muncul Diduga Istri Kepala Badan Pertanahan Jaktim Pamer Gaya 'Selangit', Kenal Sudarman Harja Saputra?

Pekanbaru | Jum'at, 10 Maret 2023 | 09:02 WIB

Akun Medsos Lenyap, Atasya Yasmine Anak Kepala Bea Cukai Makassar Si Tukang Pamer Harta Ditanya: Uang Warga Bukan?

Akun Medsos Lenyap, Atasya Yasmine Anak Kepala Bea Cukai Makassar Si Tukang Pamer Harta Ditanya: Uang Warga Bukan?

Pekanbaru | Kamis, 09 Maret 2023 | 14:33 WIB

Terkini

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Memakai Sepatu dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:50 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026: Ambil Paket VIP Sebelum Berburu Del Piero Murah

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026: Ambil Paket VIP Sebelum Berburu Del Piero Murah

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:50 WIB

Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?

Setoran Pajak di Lampung Tembus Rp3,32 Triliun, Sinyal Kuat Bisnis Kian Bergairah?

Lampung | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:42 WIB

BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Intip Fitur AI dan Kameranya

BABYMONSTER Jadi Wajah Baru Oppo Reno16 Series, Intip Fitur AI dan Kameranya

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:38 WIB

Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah

Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:30 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Biodata dan Profil Chelsie Monica, Pecatur Indonesia Kalahkan Magnus Carlsen

Biodata dan Profil Chelsie Monica, Pecatur Indonesia Kalahkan Magnus Carlsen

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:27 WIB

Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?

Uji Coba B50 di 6 Sektor Sekaligus: Amankah Sawit 50 Persen untuk Mesin Kendaraan?

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:25 WIB

5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan

5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:22 WIB