SuaraPekanbaru.id - Serangan politik identitas kepada Anies Baswedan terus dilancarkan buzzer.
Mereka menggunakan berbagai cara untuk membusukkan nama Anies Baswedan yang sudah resmi diusung NasDem sebagai bakal calon presiden.
Kabar terbaru adalah soal tuduhan jika Anies Baswedan telah dibaptis dan mendapat nama baru dari tokoh Papua.
Dalam hal ini buzzer mendengungkan jika Anies Baswedan telah mendapat nama baru, yakni Yohanes.
Sebutan nama Yohanes sendiri langsung tiba-tiba dilekatkan pada sosok Anies Baswedan setelah mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengunjungi tanah Papua.
Rupanya awal mula Anies Baswedan diberi nama Yohanes adalah "gorengan" buzzer yang menyindir jika jagoan NasDem tersebut dianggap pindah agama.
Hahl itu jadi bahan "gorengan" dari pemberian nama Yohanes itu sendiri oleh tokoh adat kepada Anies.
Namun, tentang apa yang "digoreng" buzzer soal pembaptisan dan nama Yohanes, langsung diluruskan Ketua Cahaya dari Timur Foundation yang merupakan putra dari soerang pendeta di Papua, Billy David Nerotumilena.
Putra sang pendeta lantas memberi kesaksian bagaimana kejadian yang sebenarnya antara sang ayah dan Anies Baswedan.
Baca Juga: Ngabuburit, Saat Masyarakat Indonesia Mengisi Waktu Sebelum Berbuka Puasa
Dikutip dari wartaekonomi.id, tudingan nama Anies pindah agama dan dapat nama Yohanes berawal dari Ade Armando yang mengomentari kunjungan Anies ke Papua.
Bahkan Ade Armando sampai menuding aliras sesat pada tempat yang dikunjungi Anies Baswedan.
“Kasus ini jadi ramai ketika diangkat Ade Armando yang menuding ada aliran sesat dan pemberian nama Yohanes yang diasumsikan pembaptisan,” ujar Billy saat bincang bersama pemerhati pendidikan, Indra Charismiadji di kanal Youtube LAMAN TV, dikutip Selasa (28/3/23).
Ade Armando adalah satu di antara pengisi Cokro TV yang satu barisan dengan Denny Siregar, Eko Kuntadhi, dan yang lainnya.
Nah Ade Armando mengomentari Anies yang melakukan kunjungan di Papua.
Bahkan dosien UI yang pernah babak belur di hajar massa itu menyebut gereja yang dikunjungi Anies beraliran sesat.