Ustadz Abdul Somad tegas mengatakan jika Rasulullah SAW sempat melarang orang-orang untuk berziarah.
"Di awal-awal berdirinya Islam, dilarang berziarah kubur. Sebab waktu dulu, kebiasaan orang berziarah hanya untuk menyombongkan diri. Hal itu tertuang sebagaimana firman Allah dalam Surah At-Takatsur," jelas Ustadz Abdul Somad.
Surat at-Takatsur
"Al-hkumut-tak ur, att zurtumul-maqbir, kall saufa ta’lam n, umma kall saufa ta’lam n, kall lau ta’lam na ‘ilmal-yaqn, latarawunnal-ja m, umma latarawunnah ‘ainal-yaqn, umma latus`alunna yauma`iin ‘anin-na’m."
Artinya:
1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu.
2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur.
3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu).
4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui.
Baca Juga: Perhatikan Kesehatan! Jangan Sampai Pedagang di Pasar Ramadhan Kena Sidak Pj Wali Kota Pekanbaru
5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin.
6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim.
7. Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin.
8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).
Dijelaskan UAS, yang dikhawatirkan adalah dari sisi keimanan orang-orang masih lemah.
Kemudian yang ditakutkan adalah terjadinya kesalahpahaman, karena dulu orang-orang minta-minta atau berdoa dengan yang di kubur.