pekanbaru

Pandangan Ustadz Abdul Somad Tentang Hukum Ziarah Kubur ke Makam Jelang Idul Fitri 2023: Nabi Muhammad Melarangnya

Suara Pekanbaru Suara.Com
Minggu, 02 April 2023 | 20:18 WIB
Pandangan Ustadz Abdul Somad Tentang Hukum Ziarah Kubur ke Makam Jelang Idul Fitri 2023: Nabi Muhammad Melarangnya
Penceraman Ustadz Abdul Somad. Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan tentang hukum ziarah kubur yang pernah dilarang Nabi Muhammad. (Instagram/@ustadzabdulsomad_official)

SuaraPekanbaru.id - Apakah ziarah kubur di akhir-akhir puasa Ramadhan (Ramadan-KBBI) diperbolehkan?

Ada yang memiliki pandangan jika ziarah kubur adalah satu tradisi masyarakat Indonesia menjelang momen tertentu.

Lantas, bagaimana pandangan Islam tentang ziarah kubur dari kacamata Ustadz Abdul Somad atau akrab disapa UAS.

Penceramah nasional, UAS dalam satu kajian menjelaskan tentang hukum berziarah kubur bagi umat muslim di akhir bulan Ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Sebagai informasi jika puasa Ramadan dan lebaran tahun 2023 masuk dalam tahun 1444 Hijriyah.

Dalam satu kajian, UAS menjelaskan bagaimana hikmah yang bisa kita diambil dari berziarah kubur. 

UAS secara tegas mengatakan semua yang hidup akan meninggal, Maka ziarah kubur adalah momen setiap diri dari umat Islam mengingat akan kematian.

Pada zaman dulu, UAS mengatakan jika ziarah kubur dilarang pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Akan tetapi saat ini ziarah kuburu seakan sudah menjadi "wajib", hingga hampir dilakukan umat Islam menjelang Idul Fitri. 

Baca Juga: Perhatikan Kesehatan! Jangan Sampai Pedagang di Pasar Ramadhan Kena Sidak Pj Wali Kota Pekanbaru

Kebanyakan dari mereka adalah berziarah kubur ke makam orangtua, sanak saudara, dan orang yang dicintai.

Nah, kebiasaan ziarah kubur ini seakan menjadi tradisi menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri.

UAS lantas menjelaskan jika hukum berziarah sebelum Ramadhan atau sebelum Hari Raya Idul Fitri, hukumnya mubah.

Dikatakan UAS, yang menjadi tidak boleh adalah mengkeramatkan hari-hari tertentu untuk berziarah.

Atau kata UAS, melakukan satu hal tanpa dilandasi pada satu dalil yang kuat.

"Yang tidak boleh (ziarah kubur) itu mengkhususkan di hari tertentu tanpa dalil dengan menyebutkan keutamaan," ucap  Ustadz Abdul Somad seperti dikutip Suara Pekanbaru dari kanal youtube FANS USTADZ.

Ustadz Abdul Somad tegas mengatakan jika Rasulullah SAW sempat melarang orang-orang untuk berziarah.

"Di awal-awal berdirinya Islam, dilarang berziarah kubur. Sebab waktu dulu, kebiasaan orang berziarah hanya untuk menyombongkan diri. Hal itu tertuang sebagaimana firman Allah dalam Surah At-Takatsur," jelas  Ustadz Abdul Somad.

Surat at-Takatsur

"Al-hkumut-tak ur, att zurtumul-maqbir, kall saufa ta’lam n, umma kall saufa ta’lam n, kall lau ta’lam na ‘ilmal-yaqn, latarawunnal-ja m, umma latarawunnah ‘ainal-yaqn, umma latus`alunna yauma`iin ‘anin-na’m."

Artinya: 

1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu. 

2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur. 

3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu). 

4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. 

5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin. 

6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim. 

7. Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. 

8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).

Dijelaskan UAS, yang dikhawatirkan adalah dari sisi keimanan orang-orang masih lemah.

Kemudian yang ditakutkan adalah terjadinya kesalahpahaman, karena dulu orang-orang minta-minta atau berdoa dengan yang di kubur.

Keutamaan ziarah kubur

Ustadz Abdul Somad menjelaskan tentang manfaat dari ziarah kubur. Pertama adalah mengingat kematian.

Kemudian meneteskan air mata, dan ketiga yang termasuk sangat diharapkan adalah memiliki melembutkan hati.

"Maka hadits yang melarang  ziarah kubur yang semula itu, hukumnya terhapuskan. Maka kata Nabi SAW silahkan kamu berziarah kubur," kata UAS. 

"Nabi SAW pun menziarahi kubur ibunya yakni Aminah, dan ayahnya Abdulah, selain itu beberapa hari sebelum meninggal Nabi SAW menziarahi uhud," kata Ustadz Abdul Somad menjelaskan.

Dengan catatan sejarah tersebut, maka ziarah kubur diperbolehkan. Akan tetapi tentang waktu untuk berziarah kubur, kata UAS tidak terbatas.

Dalam hal ini dijelaskan UAS bukan hanya menjelang bulan Ramadhan saja.

“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bulan puasa, bebas saja," ujar  Ustadz Abdul Somad.

Kemudian, hal itu diperkuat dengan hadits dari Buraidah yang menjelaskan sabda Rasulullah.

“Saya pernah melarang berziarah kubur. Tapi sekarang Muhammad telah diberi izin untuk berziarah ke makam ibunya. Maka sekarang berziarahlah..! Karena hal itu dapat mengingatkan kamu kepada akhirat."

UAS menegaskan, hukum ziarah kubur diperbolehkannya. Asalkan kata UAS dengan alasan "tadzkiratul akhirah" yaitu mengingatkan seseorang kepada akhirat.

Ada pula keterangan lain dalam kitab Al-maudhu’at berdasar pada hadits Ibnu Umar ra.

Sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa berziarah ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya setiap hari jum’at maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan dia dicatat sebagai anak yang ta’at dan berbakti kepada kedua orang tuanya."

Rasulullah SAW bersabda: 

“Barang siapa berziarah ke makam bapak atau ibunya, paman atau bibinya, atau berziarah ke salah satu makam keluarganya, maka pahalanya adalah sebesar haji mabrur." 

"Dan barangsiapa yang istiqomah berziarah kubur sampai datang ajalnya maka para malaikat akan selalu menziarahi kuburannya." (*)


 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI