SUARA PEKANBARU - K.H. Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym menyalahkan sikap anak yang melarang keinginan orang tuanya untuk menikah lagi.
Aa Gym mengatakan hal tersebut ketika menjawab seorang penanya dalam tausyiah melalui acara MQ Pagi di Radio MQ FM Bandung.
AA Gym menjelaskan, anak yang soleh atau solehah akan mengindahkan semua keinginan orang tuanya sepanjang keinginannya tidak melanggar aturan Alloh.
Saat itu, sang penanya menanyakan perihal ibunya yang hendak menikah lagi pada usianya yang sudah 70 tahun.
Menanggapi pertanyaan tersebut, AA Gym sontak mengingatkan bahwa seorang anak yang berbakti kepada orang tua tentu akan mengindahkan kehendaknya itu.
Jika anak mencegah orang tuanya untuk menikah lagi, berarti sang anak telah berbuat dosa.
"Sikap anak terhadap orang tua seperti itu dosa, doraka," kata Aa Gym dikutip dari MQ FM, beberapa waktu lalu.
Pernikahan pada usia senja bisa jadi dibutuhkan orang-orang yang memandang perlu hal tersebut.
Hal ini tidak salah, bahkan bisa jadi patut didukung anak-anak dan keluarga dari kedua pihak.
Kata Aa Gym, pernikahan bagi orang tua, pada usia senja, bisa jadi bukan melulu dorongan persoalan biologis.
Besar kemungkinan masalah pemicunya adalah butuh teman hidup, teman untuk curhat.
Pasalnya, anak-anak belum tentu bisa dijadikan tempat curhat bagi orang tuanya.
Sebagai anak punya kewajiban mengurus dan memperhatikan semua kebutuhan orang tua ketika ia sudah berpisah dengan pasangannya.
Perpisahan bisa terjadi karena bercerai atau meninggal dunia.
Jika sang anak tidak bisa menjamin semua kebutuhan orang tuanya, maka wajib bagi sang anak untuk mendukung orang tuanya yang hendak menikah lagi.