SUARA PEKANBARU - Bolehkan suami berdoa ingin perkasa dan bisa membahagiakan istri hingga ranjang "bergoyang"? Zaidul Akbar jawab begini.
Suami pada dasarnya sangat ingin tampil "perkasa" dan sukses membahagiakan istri dalam setiap pertempuran di atas ranjang.
Namun apa daya. Suami yang bekerja seharian di luar rumah hanya bisa menyisakan sedikit tenaga ketika istri menginginkan hal yang sangat intim di ranjang.
Dengan sisa tenaga itulah, biasanya suami sering mengalami "insiden", kalah sebelum tempur.
Untuk menuntaskan permasalah tersebut, bolehkan suami memanjatkan doa agar bisa "perkasa" saat menghadapi istri.
Dengan sisa-sisa tenaga selepas bekerja seharian, hanya bisa berdoa tetap diberikan kekuatan dan mampu membahagiakan batin istri.
![Dokter Zaidul Akbar menyarankan mengonsumsi minuman dektoks saat berbuka dan sahur selama Ramadan. [Youtube JSR Store]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/04/06/1-dokter-zaidul-akbar-menyarankan-mengonsumsi-minuman-dektoks-saat-berbuka-dan-sahur-selama-ramadan.jpg)
Menjawab hal itu, bolehkan para suami berdoa pada Allah agar diberi kekuatan saat menjalankan kewajiban membahagiakan istri?
Menjawab masalah di atas, Pendakwah yang juga Ahli Medis, Dokter Zaidul Akbar mengatakan jika berdoa adalah jalan terbaik sebagai senjata umat Islam dalam situasi apapun.
Termasuk di dalamnya adalah berdoa pada Allah sebelum suami menjalankan kewajiban pada istrinya.
Baca Juga: Saat Dibilang Mirip Kiky Saputri, Adul Beri Jawaban Menohok
Doa yang dipanjatkan misalnya, meminta diberi kekuatan agar mampu membuat istri mencapai keinginannya saat berhubungan intim.
"Boleh doa itu (meminta kuat saat berhubungan intim)? Boleh, kan hubungan suami istri itu sedekah," kata Zaidul Akbar.
Sebelum berhubungan intim kata Zaidul Akbar disarankan meminum dulu air zam zam.
"Ya Allah dengan keberkahan air zam zam ini jadikan aku laki-laki perkasa (saat memanjakan istri) yang bisa memberikan hubungan biologis yang terbaik untuk istriku," katanya. (*)