SUARA PEKANBARU - Kondisi sekarat, nyawa terhempas setelah melihat balak enam, Ustadz Abdul Somad sudah wasiat.
Kematian menjadi takdir Allah untuk semua yang bernyawa, termasuk kita hambaNya.
Dalam menghadapi masa di mana nyawa akan dicabut, akan tergantung pada kebiasaan semasa hidup.
Ustadz Abdul Somad kemudian memberi wasiat, agar jemaah selalu mendoakannya agar saat sekarat nanti bisa mengucap "Lailahaillallah".
"Apa yang sering kau ucapkan? Apa yang sering kau baca? Apa yang sering kau pikirkan? Itulah yang akan keluar waktu sakaratul maut," kata UAS tegas mengatakan hal itu seperti dikutip pekanbaru.suara.com dari Youtube Ustadz Abdul Somad berjudul SEMUA BELUM TENTU BID'AH pada Rabu (12/4/2023).
Dijelaskan Abdul Somad, jika yang diamalkan semasa hidup adalah berdzikir, maka Insya Allah saat sakaratul hanya kalimat mulia yang akan menjadi kata terakhirnya.
Saat kalimat dzikir diucapkan setiap hari, maka akan masuk ke tangkai jantung. "Masuk ke otak, itulah makanya kita berzikir tiap hari," kata UAS.
Dijelaskan UAS jika saling menjaga dan mendoakan agar bisa menghadap Allah dalam keadaan yang terbaik.
Dalam ceramahnya di hadapan jamaah, UAS berwasiat untuk selalu didoakan agar saat meninggal nanti bisa mengucap lailahaillallah.
Baca Juga: Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, Kota Pekanbaru, Kamis 13 April 2023
"Supaya mati kita dalam ucapan kalimat mulia, lailahaillallah. Doakan Ustad Somad supaya matinya bisa mengucap Lailahailallah," kata UAS.
Kemudian, UAS menceritakan bagaimana satu kisah ada seseorang yang susah meninggal sudah berhari-hari.
Oleh tetangga dan saudara kemudian dituntun membacakan Lailahaillallah. Akan tetapi menolak hal itu untuk dibaca.
Lalu datang istrinya ikut menuntun agar suaminya mau mengucap Lailahaillallah. Lagi-lagi ditolak.
Kemudian datang kawan karibnya datang. Lalu mendekat dan memperlihatkan layar smartphone.
Tak lama dari sana, yang sekarat tadi langsung meninggal dunia. "Ada orang mau sakaratul maut tak mati-mati. Dibisikkan kawannya lailahaillallah, gak mau. Datangnya istrinya, lalu minta mengucap Lailahaillallah, gak mau juga," kata UAS.