SUARA PEKANBARU – Hal yang harus diperhatikan pada saat junub bagi seorang muslim haruslah dipahami secara baik-baik. Ketika melakukan aktifitas tersebut juga harus hati-hati.
Apabila mandi junub tidak dilakukan secara benar, maka akan mendatangkan siksa.
Buya Yahya dalam YouTube Al-Bahjah TV dilihat Kamis (13/4/2023) menyampaikan hal tersebut.
Dijelaskan Buya Yahya ada dua jenis hadats yakni hadats kecil dan besar.
Hadats kecil dikarenakan terkena najis seperti buang air kecil, buang air besar, dan beberapa hal lainnya.
Sementara untuk hadats besar terjadi karena keluarnya cairan sperma atau cairan dari kemaluan pria dan wanita, terutama usai melakukan hubungan suami istri hingga tuntas.
Buya Yahya mengatakan, ada waktu tertentu yang bisa mendatangkan siksaan terhadap seseorang saat melakukan manji junub atau mandi besar.
Terkhusus bagi seorang wanita yang banyak salah paham terkait dengan waktu untuk melakukannya. Karena Sebagian besar, wanita langsung mandi junub usai melakukan hubungan suami istri pada malam hari.
Memang hal itu kata Buya Yahya adalah sebuah sunnah, tapi satu hal yang harus diperhatikan ketika melakukan hal tersebut. Dengan mandi junub di malam hari, bisa mendatangkan siksa, bila seseorang tersebut tidak merasa kuat menahan dinginnya malam.
Karena hal ini kerap terjadi dan dirasakan oleh wanita yang belum tahu dengan ilmunya.
Padahal kalau tubuhnya yang tidakkuat untuk menahan dinginnya, malam malahbisa mendatangkan siksaan bagi dirinya sendir. Dia bisa jadi sakit demam atau terserang penyakit lainnya.
Maka dari itu kata Buya Yahya disarankan untuk memilih waktu sebelum subuh, supaya tidak siksa pada tubuh yang jadi sakit.
Buya Yahya mengatakan kalau ilmu tersebut perlu disampaikan, supaya bagi wanita yang tak mau mengaji atau mengikuti kajian juga bisa mengetahui hal itu.
Ada ilmu yang benar, yang bisa dilakukan seseorang khususnya wanita ketika memahami soal mandi junub atau mandi besar. (*)