SUARA PEKANBARU - Bulan Ramadhan 1444 Hijriyah atau puasa Ramadan 2023 hanya tinggal hitungan hari jelang Lebaran.
Pada bulan Ramadhan, seluruh umat Islam diwajibkan melaksanakan puasa sebulan penuh, diiringi ibadah lain, seperti tarawih hingga kewajiban membayar zakat fitrah.
Lantas bagaimana hukumnya tidak membayar zakat fitrah meski sudah puasa Ramadan sebulan penuh? simak penjelasan Ustadz Abdul Somad.
Membayar zakat fitrah dilakukan sesuai arahan panitia zakat setempat, biasanya di pengujung Ramadhan atau jelang Hari Raya Idul Fitri.
Ibadah membayar zakat fitrah ini dilakukan selama bulan Ramadan menuju bulan Syawal. Disyariatkan agar setiap muslim kembali kepada keadaan fitrah atau suci.
Melalui tanya jawab Ustadz Abdul Somad, sesuai dengan yang dilontarkan seorang jamaah dalam kajian tersebut.
"Wajib membayar zakat fitrah dari sejak terlihatnya hilal sore, Syawal. Sejak itulah wajib membayar zakat fitrah sampai besok pagi khotib naik mimbar," kata Ustadz Abdul Somad.
"Jadi kala dihitung itu sekitar 14 jam dari mulai jam 6 sore- besok jam 8 pagi khotib naik mimbar. Jika selama 14 jam ini engkau termasuk orang yang mampu wahai saudaraku, maka engkau bayar zakat fitrah," katanya.
"Tapi kalau dalam 14 jam itu kau tidak mampu, engkau menerima zakat fitrah, jam 6 sore engkau menerima zakat fitrah, datang satu orang, dua orang, tiga orang mengantar zakat fitrah, jam 12 malam engkau punya tiga goni beras, maka besok pagi engkau membayar zakat fitrah, begitulah dari yang tidak mampu menjadi mampu, wallahualam bishawab," kata Ustadz Abdul Somad. (*)
Baca Juga: Jelang Idul Fitri 2023, Adik Nathalie Holscher Mantap Masuk Islam