SUARA PEKANBARU - Hal sepele penyebab kolesterol jahat yang bisa menumbagkan tubuh Anda, Zaidul Akbar ancam masa tua sakit-sakitan.
Pendakwah sekaligus pakar kesehatan, Dokter Zaidul Akbar terang-terangan jika tak mampu mengontrol kolesterol jahat, maka masa tua akan terancam sakit-sakitan.
Untuk mencegah hal tersebut, Zaidul Akbar menyarankan agar Anda segera melakukan pola hidup sehat.
Zaidul Akbar juga menyarankan agar Anda mulai mengurangi, bahkan berhenti memilih asupan makanan cepat saji yang dinilai sangat membahayakan.
Untuk terhindar dari menguatnya kolesterol jahat dalam tubuh, Zaidul Akbar mengingatkan, jika sejak sedini mungkin mulai banyak makan-makanan dari sayur-sayuran.
Dikatakan Zaidul Akbar, makan sayur merupakan hal yang banyak orang hindari, pola pikir tersebut sangat salah dan membahayakan.
Padahal, katanya, dengan mengkonsumsi sayur-sayuran maka metabolisme tubuh akan lebih stabil.
Yang wajib diketahui adalah, mengkonsumsi sayur-sayuran akan memperlancar pencernaan.
Sehingga sisa makan dalam tubuh dapat terbuang dengan sempurna tanpa ada yang mengendap dan berpotensi menjadi biang penyakit.
Kemudian hal yang harus diperhatikan adalah jangan sampai uurang mengkonsumsi air putih.
Zaidul Akbar mengingatkan jika tubuh manusia terdiri dari 90 persen air. Dengan kondisi tersebut maka air di dalam tubuh sangat berperan penting untuk metabolisme tubuh.
Untuk menjaga tubuh sehat dan terbebas dari kolesterol jahat adalah dengan banyak mengonsumsi air putih.
Untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap sehat, maka asupan air 8 gelas sehari adalah hal yang penting.
Jika dua cara bisa dilakukan sejak dini, maka masa depan Anda akan cerah lantaran terbebas dari segala penyakit berbahaya.
Cara mengatasi kolesterol yang tinggi dalam tubuh, bisa dilakukan saat ini juga agar Anda tidak menyesal di masa tua.
Zaidul Akbar memberi penegasan jika kesehatan masa depan Anda adalah tanggung jawab Anda di masa sekarang.
Jika teledor bahkan acuh, maka Anda akan menyesal karena akan menghabiskan sisa hidup dengan sakit-sakitan. (*)