Kemudian saat Irma akan kembali menjelaskan pokok masalah tentang lembaga negara yang tidak boleh membuat gaduh, terlebih masuk dalam ranah agama, lalu dipotong Romo Benny.
"Jangan ngeles. Perbaiki. Coba ngomong satu-satu (ke Romo yang terus bicara tanpa henti). Narasinya jelas. Bahwa beliau mengatakan agama itu musuh Pancasila (lalu dipotong Romo). Woy Diem dulu orang lagi ngomong. Kenapa sih. Bisa gak diem?" kata Irma ke Romo Benny.
Irma kemudian kembali mengingatkan jika lembaga negara tidak boleh mengeluarkan baha-bahasa narasi yang kontroversi. "Gak boleh kemudian ada lembaga pemerintah yang kemudian menjelekan pemerintah," katanta.
"Pemerintah menurut saya kecolongan (Romo memotong: Mbak Irma gak baca detik). Jadi kalau ada orang BPIP yang kemudian menjawab ini itu artinya mencari pembenaran. (Romo lalu ikut bicara). Coba dengerin dulu orang ngomong. Jangan nyerocos terus. Masa romo ngomongnya kaya gitu. Kalau romo itu ngomongnya welas asih (Romo terus bicara). Jangan jadi romo yang politisi. Jadilah romo yang betul-betul romo," kata Irma yang argumennya terus dihalangi dengan adu argumen oleh Romo Benny.