pekanbaru

Bahaya Tersembunyi di Balik Nikmatnya Gorengan, Kenikmatan Sesaat, Bahaya Jangka Panjang

Suara Pekanbaru Suara.Com
Rabu, 17 Mei 2023 | 22:03 WIB
Bahaya Tersembunyi di Balik Nikmatnya Gorengan, Kenikmatan Sesaat, Bahaya Jangka Panjang
Ilustrasi gorengan. Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan penyakit jantung koroner, stroke, dan kondisi jantung lainnya. (Pixabay/Afif Ramdhasuma)

SUARA PEKANBARU - Anda suka makan gorengan? Sepetinya mulai saat ini Anda harus mulai membatasinya. Jika tidak, maka akan menjadi ancaman untuk kesehatan.

Gorengan adalah makanan berminyak yang bisa membayakan kesehatan. Dampak buruk gorengan adalah mengundang banyak penyakit.

Risiko kesehatan dari banyak memakan gorengan di antaranya adalah kolesterol, penyakit jantung, penyakit pencernaan, bahkan gizi buruk. Bahaya makan gorengan satu di antaranya disebabkan oleh minyak bekas yang tidak terkontrol.

Makanan cepat saji seperti gorengan ini sebaikanya dihindari dari sekarang. Seperti diketahui jika gorengan sangat digemari oleh banyak orang. 

Namun, yang menjadi perhatian serius adalah, terlalu sering mengkonsumsinya dalam jumlah besar dapat menimbulkan berbagai bahaya bagi kesehatan. 

Berikut 5 bahaya yang mengintai jika terlalu banyak mengonsumsi gorengan:

Gagal Diet dan Obesitas 

Gorengan memiliki kadar kalori yang tinggi. Sehingga dapat menyebabkan gagal diet dan obesitas jika dikonsumsi secara berlebihan.

Meningkatkan Risiko Serangan Jantung 

Baca Juga: Ditonton 100 Juta Kali, Ini Fenomena Pizza American Pie di TikTok: Kejunya Meleleh dan Toppingnya Melimpah Menggiurkan

Konsumsi gorengan secara berlebihan, bisa menyebabkan penumpukan lemak. Termasuk, penumpukan lemak di pembuluh darah. Risikonya adalah berpotensi besar mengalami penyakit jantung.

Gangguan Sistem Pencernaan 

Gorengan yang dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan iritasi tenggorokan. Kemudian juga gangguan metabolisme tubuh, sehingga berdampak negatif pada sistem pencernaan.

Menyebabkan Stroke 

Lemak jahat dalam gorengan seperti kolesterol dan trigliserida dapat menumpuk dalam pembuluh darah. Kemudian meningkatkan risiko sumbatan yang menghambat aliran darah ke organ-organ penting seperti otak, sehingga berisiko menyebabkan stroke.

Meningkatkan Risiko Diabetes 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI