SUARA PEKANBARU - Ahli tarot, Denny Darko beri pesan dan berkomentar masalah yang menimpa Rebecca Klopper diduga melakukan tindakan asusila.
Saat diminta keterangan untuk meramal kasus video syur 47 detik yang viral dari Twiter, sang peramal itu tidak mau ambil pusing.
Karena kasus skandal yang menimpa wanita diduga dari kalangan artis, Denny menyebut level masalah ini sudah bukan ranahnya.
"Apakah betul atau tidak itu perlu pembuktian dan ini harus ada dari pihak pengadilan atau orang yang mengerti teknologi IT," ucap Denny dilansir Suara Pekanbaru dari Youtube Cumicumi.
Namun, ia hanya berani memberikan penjabaran secara detail perihal sosok pria yang sengaja memegang alat vitalnya ke wanita yang mirip dengan Becca.
Sebab, kita ketahui sosok pria tersebut dituding publik sebagai pelaku sekaligus penyebar video. Alasan Denny pun serupa kalau pelaku orang terdekatnya.
"Kalau yang laki sepertinya bukan yang diduga (Fadly Faisal), bukan pacarnya. Saya kira dia seperti yang lain nggak mengakui sampai nanti mungkin beberapa waktu akan mengakui itu terjadi," paparnya.
Video syur yang viral di Twitter sejak Senin (22/5/2023) sampai sekarang terus mencuat. Hal ini membuat keluarga Fadly Faisal ikut terseret.
Sebab, tuduhan sekitar 90 persen mengarah ke Becca. Membuat keluarganya Fadly jadi kena apesnya. Apalagi, kolom komentar Instagram @rklopperr ditutup.
"Sekarang ini pasti sudah terganggu karena yang wanita menutup kolom komentar yang diserbu yang sebelahnya (Keluarga Haji Faisal) seperti biasa netizen di Indonesia," ujar ahli tarot itu.
Meskipun ramalannya sering terbukti, Denny Darko memberikan tiga pesan. Terutama ke seluruh masayarakat Indonesia mengenai kasus ini.
Pertama, jangan menonton video syur 47 detik tersebut. Suatu saat jika menimpa kepada keluarganya pasti akan merasakan hal yang sama.
"Saya ingin lebih kepada para pemirsa di sini untuk satu hindari menonton karena jika benar ini sesuatu yang kalau saya pikir pasti kalau terjadi pada anggota keluarga kita ada yang ingin menyebar," jelasnya.
Kedua, bagi yang punya video diharapkan jangan disebar. Pasalnya saat ini banyak yang sedang mencari link download videonya karena penasaran.
"Jangan disebarkan," tegasnya.