Rocky Gerung Kecam Pelaku LGBT Dihukum oleh Negara: Biarkan Orang Berdosa Dibalas di Akhirat

Suara Pekanbaru | Suara.com

Minggu, 11 Juni 2023 | 15:59 WIB
Rocky Gerung Kecam Pelaku LGBT Dihukum oleh Negara: Biarkan Orang Berdosa Dibalas di Akhirat
Rocky Gerung sangat menyayangkan pelaku LGBT dihukum negara. Seharusnya akhirat yang membalasnya. (Suara.com/Hilal Aulia Pasya)

SUARA PEKANBARU - Pembahasan menarik dilakukan pengamat politik Rocky Gerung perihal maraknya kasus Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Banyak yang membenci terhadap pelaku LGBT. Sehingga mereka harus terkena hukuman dari negara hanya karena sudah melakukan dosa.

Rocky Gerung menentang saat hadir di Diesnatalis dan Simposium Sarekat Demokrasi Indonesia, di Kantor PEMDA Karawang, Sabtu (10/6/2023).

"LGBT itu dosa, Anda bayangkan keputusan hakim mengatakan Anda dihukum karena berdosa, masuk akal gak?," tanya Rocky Gerung ke audiens.

Kesalahpahaman terhadap pelaku LGBT harus diperbaiki. Rocky Gerung menganggap, kalau negara tidak ada kewenangan untuk menghukum mereka.

"Hukum tidak mempermasalahkan orang-orang berdosa atau tidak berdosa. Itu urusan langit, bukan urusan kita," katanya.

Ia beri contoh semisal dirinya menyukai oleh salah satu narasumber lainnya dan ke audiens. Disebabkan karena adanya hormonseksual mereka.

"Saya satu detik homoseksual. Salsa dalam setengah detik tertarik ke semua perempuan di sini pada dasarnya itu ketertarikan seksual juga. Gimana negara mengatasi?," paparnya.

Pengamat politik berusia 64 tahun itu sangat menyayangkan yang selalu mengatasnamakan dalil Agama supaya pelaku LGBT dihukum oleh negara.

"Agama meminta hukum yang berbuat kemaksiatan, artinya negara digunakan untuk memperhukum orang, seharusnya dia dihukum di surga bukan di dunia," bebernya.

Culture terhadap LGBT sudah ada sejak lama. Sedangkan Negara Indonesia baru terbentuk pada tahun 1945. Tentu saja kebiasaan itu negara tidak bisa menghukumnya.

"Negara melarang, negara kan baru terbentuk 1945. Culture itu udah 300 tahun yang lalu dimana logikanya. Hukum ada anti seksual antara laki dengan laki, itu salah," tegasnya.

Kesimpulannya, pelaku LGBT adalah orang yang berdosa dan mereka sudah berurusan terhadap Agama bukan negara yang mengeksekusinya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rocky Gerung Puji Bupati Karawang Membuktikan Perempuan Bisa Jadi Pemimpin: Dia Paham Keadilan

Rocky Gerung Puji Bupati Karawang Membuktikan Perempuan Bisa Jadi Pemimpin: Dia Paham Keadilan

| Minggu, 11 Juni 2023 | 04:29 WIB

Di Karawang, Rocky Gerung Pakai Asas Demokrasi Kesetaraan Perihal Jatah Perempuan 30 Persen di Politik

Di Karawang, Rocky Gerung Pakai Asas Demokrasi Kesetaraan Perihal Jatah Perempuan 30 Persen di Politik

| Minggu, 11 Juni 2023 | 03:12 WIB

Zulhas Sebut Indonesia Punya Kesempatan Jadi Negara Maju, Kuncinya Ada di Pendidikan

Zulhas Sebut Indonesia Punya Kesempatan Jadi Negara Maju, Kuncinya Ada di Pendidikan

News | Sabtu, 10 Juni 2023 | 20:36 WIB

Terkini

Sejarah Baru Konservasi Lampung: Dua Harimau Cacat Korban Jerat Sukses Lahirkan 2 Bayi

Sejarah Baru Konservasi Lampung: Dua Harimau Cacat Korban Jerat Sukses Lahirkan 2 Bayi

Lampung | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru 2026

Daftar Saldo Minimal Tabungan BRI Terbaru 2026

Bri | Senin, 04 Mei 2026 | 21:24 WIB

Dorong Produktivitas Daerah, BRI Malang Salurkan KUR Rp5,55 Triliun di Awal 2026

Dorong Produktivitas Daerah, BRI Malang Salurkan KUR Rp5,55 Triliun di Awal 2026

Bri | Senin, 04 Mei 2026 | 21:17 WIB

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:12 WIB

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:01 WIB

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:59 WIB

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:56 WIB

Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan

Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 20:55 WIB

Atasi Antrean BBM di Riau, Pertamina Perpanjang Layanan SPBU hingga 24 Jam

Atasi Antrean BBM di Riau, Pertamina Perpanjang Layanan SPBU hingga 24 Jam

Riau | Senin, 04 Mei 2026 | 20:42 WIB