SUARA PEKANBARU - Setelah berseteru dengan mantan suami. Roro Fitria kini kembali dihadapkan dengan masalah baru.
Pasalnya perhiasan milik mendiang ibunya Roro Fitria dinyatakan hilang.
Pada Jumat (23/6/2023) lalu, Roro Fitria dan kuasa hukumnya mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan.
Roro mengaku melaporkan mantan ART dirinya berinisial RH yang diduga membawa sejumlah perhiasan berupa cincin, anting, dan gelang.
Tak tanggung-tanggung, perhiasan yang hilang ternyata senilai 300 juta rupiah.
"Pagi harinya menyampaikan pulang kampung, tapi tidak dikasih. Lalu siangnya pura-pura sakit supaya Nyai tidak nyuruh-nyuruh. Kalau Nyai nyuruh-nyuruh berarti kan dia nggak bisa kabur," ungkap Roro Fitria.
Meskipun telah ditipu oleh orang yang benar-benar dipercaya, wanita yang kerap dipanggil Nyai itu masih membuka pintu maaf.
Roro mengaku akan mencabut tuntutannya jika mantan ART mau mengembalikan perhiasannya.
"Yang terbaik buat Nyai perhiasan tersebut bisa kembali lagi dan memang karena itu mempunyai story yang istimewa, punya mama," tuturnya.
Baca Juga: Mendayung di Antara Prabowo dan Ganjar, PAN Malah Mantap Dukung Erick Thohir Jadi Cawapres
"Jika memang benar, nanti Nyai pasti akan memaafkan kalau mengembalikan semua. Tapi kalau enggak, ya kami akan mengajukan ke proses hukum," beber kuasa hukum Roro Fitria, Asgar H. Sjafri.
Janda satu anak itu mengaku merasa trauma menggunakan asisten rumah tangga. Ia mulai memperketat keamanan di rumah dengan memasang beberapa CCTV disetiap sudut ruangan.
"Trauma. Makanya sekarang lebih berhati-hati, sekarang CCTV ada di mana-mana di rumah Nyai," pungkasnya.(*)