SUARA PEKANBARU - Mantan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim mengatakan bahwa data wanita yang menjadi janda setiap bulannya di Indramayu selalu bertambah.
Tentu dari data tersebut jadi perhatian Lucky Hakim saat menjadi Wabup Indramayu. Selain pada rasa penasarannya pada Ponpes Al Zaytun.
Pembahasan tentang janda yang ada di Indramayu, ternyata saling berkaitan dengan masalah yang terjadi di Ponpes Al Zaytun.
Hal ini berhubungan dengan isu perzinahan yang diperbolehkan berdasarkan aturan yang dibuat oleh pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.
Dilansir dari YouTube Macan Idealis pada Senin (17/7/2023), Lucky Hakim beri tahu setiap bulan daftar yang jadi janda selalu bertambah di Indramayu.
"Jadi rata-rata satu bulan ada 600 sampai 700 janda muda nih di Indramayu," ungkap Lucky Hakim.
Lebih parahnya lagi, sekitar 500 wanita di Indramayu. Melakukan pernikahan yang terbilang masih belum cukup umur.
Sebab, batas umur pernikahan yang dihalalkan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah di Indonesia baru bisa jika orang tersebut sudah berusia 17 tahun.
"Dan ada sebagiannya tuh ada 500-an pernikahan dini setiap tahun gitu loh, di bawah usia 17 tahun," ujar mantan Wabup Indramayu itu.
Baca Juga: Profil Rafli Mursalim, Eks Striker Timnas Indonesia U-19 yang Siap Berkarier di Liga Kamboja
Selain membahas hal tersebut, Lucky Hakim akhirnya kembali bercerita terkait pengalamannya saat jadi Wabup Indramayu.
Ketika ia menyambangi Ponpes Al Zaytun untuk bersilaturahmi, dan mengungkap rasa penasarannya terhadap kemegahan bangunan di sana.(*)