SUARA PEKANBARU - Santet jitu kunci suami gak kabur, makin lengket, bacaannya pendek mudah dihafal, syarat pakai ini kata dr Aisah Dahlan.
Istri-istri harus tahu cara "santet" suami agar tetap sayang, terkunci satu hati hanya pada Anda saja. Dokter sekaligus Ustazah Aisah Dahlan memberikan amalan singkat untuk kaum istri.
Seperti diketahui, bertambahnya waktu usia perniakahan, biasanya rawan dengan orang ketiga.
Nah khusus emak-emak, ada amalan "santet" dari Aisah Dahlan agar suami tidak ke lain hati alias main serong dengan wanita lainnya.
Bukan itu saja, dengan amalan yang diberikan Aisah Dahlan, dijamin suami semakin cinta dan sayang meski usia pernikahan semakin lanjut dan tua.
Berikut adalah tips dan doa ini bisa menjadi ucapan yang bisa kita untaikan setiap saat seperti dikutip dari akun youtube dr Aisah Dahlan.
Ada satu amalan jitu yang bisa terus diamalkan yang damapaknya adalah membangkitkan rasa sayang sang suami kepada istri.
“YA RAHMAN YA ROHIM. Lakukan itu saat bertemu suami. Tataplah wajahnya sambil terus membacanya. Bahkan sebutkan nama Anda dan pasangan,” kata dr. Aisyah.
Saat melakukan amalan, lalu berdoha penuh harap pada Allah kemudian meminta untuk terus mencurahkan rasa kasih sayang, rahmat dan rahimnya.
Baca Juga: Bela Anak Buah Masuk Masjid Tanpa Lepas Sepatu Usir Ibu-Ibu, Kapolda: Bukan Area Suci
“Setelah itu peluklah pasangan anda. Ini salah satu cara untuk kita menyantet suami,” tegas dr. Aisyah.
Bacaan ini bisa anda coba terapkan, sehingga rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah, Warohmah itu bisa di capai.
Seperti dikutip dari Chatgpt (AI), berikut 15 poin pentin menjaga rumah tangga yang harmonis:
1. Komunikasi yang baik
Jalinlah komunikasi yang terbuka, jujur, dan penuh pengertian dengan anggota keluarga. Dengarkan dengan baik dan ungkapkan perasaan serta pemikiran dengan hormat.
2. Bertanggung jawab atas peran masing-masing
Tentukan peran dan tanggung jawab setiap anggota keluarga dalam rumah tangga. Ini membantu menghindari konflik dan memastikan bahwa semua tugas dibagi secara adil.
3. Ciptakan rutinitas dan jadwal
Menentukan jadwal dan rutinitas yang teratur dapat membantu mengurangi stres dan ketidakpastian dalam kehidupan sehari-hari.
4. Bersikaplah empati
Cobalah untuk mengerti perasaan dan pandangan orang lain. Berempati akan membantu mengatasi masalah dengan cara yang lebih bijaksana.
5. Tetap fleksibel
Kehidupan seringkali tidak sesuai rencana. Cobalah untuk tetap fleksibel dan bersedia beradaptasi dengan perubahan.
6. Manajemen konflik
Ketika terjadi perbedaan pendapat atau konflik, hindari berbicara dengan emosi yang memuncak. Alihkan fokus pada solusi daripada menyalahkan satu sama lain.
7. Berbagi waktu berkualitas
Selalu luangkan waktu bersama sebagai keluarga untuk berbicara, bermain, dan berbagi momen bersama.
8. Hargai privasi masing-masing
Memberi ruang dan menghargai privasi masing-masing anggota keluarga adalah hal yang penting untuk menjaga kepercayaan dan rasa hormat.
9. Saling menghormati
Jangan pernah mengabaikan atau merendahkan pandangan atau kebutuhan orang lain. Hargai keunikan dan perbedaan masing-masing individu.
10. Cari waktu untuk diri sendiri
Jangan lupakan kebutuhan pribadi Anda. Cari waktu untuk diri sendiri untuk beristirahat, mengejar hobi, atau menjalani aktivitas yang menyenangkan.
11. Tetap positif
Fokus pada hal-hal positif dalam kehidupan dan keluarga, bahkan ketika menghadapi tantangan.
12. Tingkatkan rasa bersyukur
Hargai apa yang telah dimiliki bersama dan ungkapkan rasa syukur secara rutin.
13. Bekerja sama dalam pengambilan keputusan
Melibatkan semua anggota keluarga dalam proses pengambilan keputusan dapat membuat semua orang merasa dihargai dan memiliki tanggung jawab atas hasilnya.
14. Hindari kritik negatif
Saling memberikan masukan dan kritik adalah hal yang wajar, tetapi pastikan untuk melakukannya dengan cara yang positif dan membangun.
15. Jangan biarkan masalah bertumpuk
Segera selesaikan masalah ketika timbul, jangan biarkan hal-hal kecil berkembang menjadi masalah yang lebih besar. (*)
Sebagian artikel ini menggunakan Chatgpt (AI)