Lagi-Lagi Kualitas Udara Pekanbaru Level Kuning, Kebiasaan Buang Puntung Rokok Jadi Sorotan

Suara Pekanbaru

Senin, 07 Agustus 2023 | 19:44 WIB
Lagi-Lagi Kualitas Udara Pekanbaru Level Kuning, Kebiasaan Buang Puntung Rokok Jadi Sorotan
Tampak asap kebakaran di kota Pekanbaru yang sudah masuk level kuning. (antara)

SUARA PEKANBARU - Lagi-lagi kualitas udara Pekanbaru level kuning, kebiasaan buang puntung rokok jadi sorotan.

Udara di Pekanbaru dinyatakan tidak sehat setelah masuk pada level kuning. Pemerintah setempat memperingatkan masyarakat agar waspada ancaman  kebakaran lahan.

Bukan itu saja, Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun menoroti kebiasaan warganya yang suka membuang puntung rokok semabarang.

Apalagi saat ini sudah masuk pada musim panas sehingga harus menjaga lingkungannya.

"Jangan membuang puntung rokok sembarangan, yang bisa memicu  kebakaran lahan," ulasnya pada Senin 7 Agustus 2023.

Warga juga diminta agar tidak membuka lahan baru dengan cara dibakar, lantaran berpotensi pada kebakaran hutan yang meluas.

Selain itu, dia meminta masyarakat yang memiliki lahan gambut  tidak membakarnya lantaran berpotensi kebakaran lahan. 

Dijelaskannya, lahan gambut cukup sulit untuk melakukan upaya pemadaman.

"Jangan sampai bakar di lahan gambut, nanti padamnya lama, sebab terbakar hingga ke dasar," ulasnya. 

baca juga

Antisipasi kebakaran hutan adalah langkah-langkah penting untuk mencegah dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan. 

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda dalam mengantisipasi kebakaran hutan seperti dikutip dari chat.openai.com:

1. Pemeliharaan Lahan dan Vegetasi:

- Menjaga kebersihan lahan dari material kering yang mudah terbakar seperti dedaunan kering, ranting, dan batang pohon yang mati.

- Membuat "zona aman" di sekitar rumah atau bangunan dengan membersihkan vegetasi kering dan menciptakan ruang bebas dari material yang dapat mendukung perambatan api.

2. Pencegahan Api dari Aktivitas Manusia:

- Hindari membakar sampah atau daun di dekat hutan atau area yang rawan kebakaran.

- Jangan biarkan sisa rokok sembarangan, terutama di area kering dan bervegetasi tinggi.

- Selalu matikan api unggun, kompor, atau alat-alat lain yang dapat menghasilkan api setelah digunakan.

3. Larangan Pembakaran Lahan:

- Patuhi larangan pembakaran lahan yang diberlakukan oleh pihak berwenang pada musim kering atau periode rawan kebakaran.

4. Pemantauan Cuaca:

- Ikuti perkembangan prakiraan cuaca, terutama pada periode kering dan panas. Kebakaran hutan lebih mungkin terjadi pada cuaca kering dan angin kencang.

5. Pendidikan dan Kesadaran:

- Edukasi masyarakat setempat tentang bahaya kebakaran hutan, dampaknya, dan cara-cara mencegahnya.

- Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program pengawasan dan pencegahan kebakaran hutan.

6. Penyiapan Aset Perlindungan:

- Memastikan bahwa bangunan memiliki akses yang cukup bagi pemadam kebakaran dan sumber air yang cukup untuk pemadaman darurat.

- Persiapkan alat pemadaman kebakaran seperti alat pemadam, selang air, dan alat-alat lain yang dapat membantu memadamkan api.

7. Kolaborasi dengan Pihak Berwenang:

- Terlibat dalam program pengawasan dan pemantauan kebakaran hutan yang diselenggarakan oleh pihak berwenang setempat.

- Laporkan segera jika Anda melihat tanda-tanda atau indikasi kebakaran hutan kepada petugas yang berwenang.

8. Penanaman Vegetasi Tahan Api:

- Pertimbangkan untuk menanam jenis vegetasi yang tahan api di sekitar rumah atau bangunan Anda.

9. Pemeliharaan Jalan Akses:

Pastikan jalan akses menuju rumah atau bangunan tetap bebas dari rintangan dan vegetasi yang bisa menghalangi akses petugas pemadam kebakaran.

10. Penggunaan Api Terkendali:

Jika perlu melakukan pembakaran lahan atau vegetasi, pastikan Anda memiliki izin resmi dan menggunakan teknik api terkendali yang aman. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wanita Lebih Licik! Ini Jawaban Mengapa Pria Jelalatan Lihat Perempuan Bening? Jawaban Mengejutkan dr Aisah Dahlan

Wanita Lebih Licik! Ini Jawaban Mengapa Pria Jelalatan Lihat Perempuan Bening? Jawaban Mengejutkan dr Aisah Dahlan

Pekanbaru | Minggu, 06 Agustus 2023 | 06:42 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Pikap Tewas Seketika

Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Pikap Tewas Seketika

Riau | Kamis, 03 Agustus 2023 | 19:58 WIB

Ayah Bejat di Pekanbaru Cabuli Anak Kandung Bertahun-tahun

Ayah Bejat di Pekanbaru Cabuli Anak Kandung Bertahun-tahun

Riau | Kamis, 03 Agustus 2023 | 15:07 WIB

3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi

3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi

Lampung | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:21 WIB

Terkini

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar

Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar

Jatim | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:36 WIB

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:30 WIB

Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan

Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:29 WIB

QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital

QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:28 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri

Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri

Lampung | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:25 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB