SUARA PEKANBARU - Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun yang bekerja sebagai pekerja laundry di Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah, Lampung, mengalami kehamilan setelah beberapa kali mengalami tindak pemerkosaan oleh majikannya.
Korban, yang masih remaja, telah mengalami pemerkosaan sebanyak lima kali oleh majikannya di tempat kerjanya.
Pelaku yang terlibat dalam kasus ini adalah seorang pria bernama Arif Gunawan, berusia 25 tahun, beralamat di Dusun IV Gumuk Rejo, Kampung Mataram Ilir, Kecamatan Seputih Surabaya, Lampung Tengah.
Menurut Kapolsek Seputih Surabaya, Iptu Jufriyanto, pelaku telah ditangkap dan akan dihadapkan pada proses hukum yang berlaku pada tanggal 9 Agustus 2023.
Korban bekerja sebagai tukang cuci pakaian di rumah Arif Gunawan dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB setiap hari. Selama jam kerjanya, korban memiliki istirahat selama 1 jam dari pukul 12.00 hingga 13.00 WIB.
"Korban bekerja di rumah Arif Gunawan sebagai tukang cuci pakaian atau laundry, dari jam 08.00 hingga pukul 17.00 WIB," kata kapolsek pada Kamis (10/8/2023).
Arif Gunawan melakukan pemerkosaan terhadap korban selama waktu istirahatnya, dimulai sejak bulan Juli 2023.
Pelaku memanfaatkan waktu istirahat korban dan secara paksa melakukan tindakan tidak senonoh.
Tindakan keji ini terjadi sebanyak 5 kali dan akhirnya terbongkar setelah ibu korban melihat perubahan perilaku anaknya.
"Pelaku Arif Gunawan selalu melakukan perbuatan bejatnya saat korban sedang bekerja sebagai tukang cuci pakaian atau laundry di rumahnya," ujarnya.
Setelah ditanyai oleh ibunya, korban mengaku telah menjadi korban pemerkosaan oleh majikannya.
Ibu korban kemudian melakukan tes kehamilan dan hasilnya positif, mengkonfirmasi bahwa korban sedang hamil.
Korban mengungkapkan bahwa pemerkosaan ini telah terjadi lima kali, yang membuatnya hamil.
"Korban mengaku telah dirudapaksa majikannya bernama Arif Gunawan saat sedang istirahat bekerja di kamar pelaku," ujar kapolsek menjelaskan pengakuan korban.
Ibu korban melaporkan kasus ini kepada pihak berwenang untuk mendapatkan keadilan.