SUARA PEKANBARU - Apakah Anda bersedia mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan anak binatanga paling buas di dunia?
Jika Anda mungkin masih berpikir, tidak dengan wanita yang bernama Sarah Lindgren. Dia mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan seekor anak binatang buas paling berbahaya di negeri ini, yakni beruang.
Keberanian Sarah Lindgren benar-benar luar biasa dan mendapat perhatian besar di masyarakat dunia.
Sarah Lindgren rela mengambil risiko nyawanya untuk menyelamatkan anak beruang yang terperangkap dalam plastik.
Seperti dikutip pekanbaru.suara.com dari laman blog a-z-animals.com, Sarah Lindgren yang merupakan pengelola taman di Pennsylvania, sedang dalam perjalanan.
Dia ketika itu sedang mengemudi melalui Cross Fork, sebuah kota kecil di Hutan Negara Bagian Susquehannock.
Tanpa senagaja, Sarah menemukan seekor anak beruang hitam terbaring di pinggir jalan.
Awalnya dia menganggap jika anak beruang itu sudah mati. Kemudian dia turun dari kendaraanya untuk memastikan kondisi beruang tersebut.
Tampak dari dekat, kepala makhluk malang itu terperangkap di dalam kotak plastik. Saat Sarah mendekat, ternyata bayi beruang itu masih hidup.
Baca Juga: Ada yang Menyembul di Area Sensitif Rebecca Klopper Banyak Dipuji, 'Sempurna'
Sarah berpikir jika dibiarkan maka bayi beruang itu akan mati karena kehabisan napas. Tak pikir panjang Sarah langsung bereaksi cepat untuk menyelamatkan anak beruang tersebut.
Dalam video sangat jelas terlihat Sarah mengambil wadah plastik tersebut dan menarik dengan sekuat tenaga.
Sementara bayi beruang yang lucu itu terlihat seperti berjuang dan mendorong wadah plastik dengan kakinya. Dan setelah melakukan upaya kuat, akhirnya, plastik tersebut terlepas, membebaskan bayi itu!
Seketika, anak beruang itu duduk termangu beberapa saat, kemungkinan mencoba bernapas secara lega.
Melihat kejadian itu, Sarah dan bayi beruang tersebut bisa dikatakan sangat beruntung.
Jika Sarah tidak bisa menyelamatkan anak beruang itu, kemungkinan besar beruang kecil itu akan mati dalam beberapa hari ke depan.