SUARA PEKANBARU - Deretan film berbagai genre menghiasi layar lebar bioskop kesayangan. Dari deretan film, yang cukup menjadi perhatian adalah Tegar, sebuah film drama yang cocok untuk ditonton bersama keluarga.
Tegar adalah film Indonesia tahun 2022 yang disutradarai oleh Anggi Frisca dan dibintangi oleh M. Aldifi Tegarajasa, seorang aktor cilik pendatang baru yang memiliki disabilitas.
Selain M. Aldifi, beberapa artis ternama Indonesia juga ikut membintangi film ini, seperti Deddy Mizwar, M Adhiyat, dan Sha Ine Febriyanti.
Secara umum, cerita film ini mengisahkan kehidupan seorang anak disabilitas bernama Tegar yang tidak mendapatkan cukup kasih sayang dari orang tuanya.
Meskipun dia memiliki keterbatasan, Tegar selalu berusaha untuk menjadi anak yang sukses dan membuat orang tuanya serta kakeknya bangga.
Film ini pertama kali diputar di BaliMakãrya Film Festival Internasional (BFFI) pada tanggal 17 Oktober 2022.
Meskipun awalnya dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tanggal 17 November 2022, tanggal rilisnya akhirnya ditunda hingga Kamis, 24 November 2022.
Film ini menceritakan kehidupan seorang anak disabilitas berusia 10 tahun bernama Satria Tegar Kayana (diperankan oleh M. Aldifi Tegarajasa), yang tinggal bersama ibu dan kakeknya.
Sayangnya, meskipun memiliki kekurangan fisik, Tegar tidak pernah merasakan kasih sayang yang memadai dari orangtuanya.
Baca Juga: Kuliah S2 Biaya Full Beasiswa Schwarzman 2024, Siapkan Dokumen Ini, Link Pendaftaran Ada di Sini
Ayahnya meninggalkan Tegar, sementara ibunya, Wida (diperankan oleh Sha Ine Febriyanti), sibuk dengan pekerjaannya.
Bagi Tegar, satu-satunya orang yang benar-benar menyayanginya adalah kakeknya (diperankan oleh Deddy Mizwar). Bahkan, kakek Tegar sering mendukung semua keinginannya.
Ketika Tegar berulang tahun yang ke-10, dia mengungkapkan keinginannya untuk pergi sekolah.
Namun, ibunya menolak dengan keras dengan alasan ingin melindungi Tegar dari dunia luar yang kejam.
Padahal, Tegar ingin sekolah untuk lebih mengenal dunia luar, terutama karena ibunya tidak pernah membawanya berlibur.
Sayangnya, keterbatasan Tegar membuatnya menjadi bahan ejekan oleh tetangga seumurannya.
Suatu hari, Tegar harus menghadapi kesulitan hidup sendirian setelah kakeknya meninggal dunia, dan ibunya memerintahkan untuk mengunci semua pintu.
Apakah Tegar akan mampu melewati masa-masa sulit ini? Tertarik untuk mengetahui kelanjutan ceritanya?
Jangan lupa untuk menonton film Tegar di bioskop kesayangan Anda pada tanggal 24 November 2022!
Setelah membaca sinopsis film Tegar, penting bagi kita untuk mengetahui beberapa fakta menarik sebelum menontonnya bersama keluarga di bioskop:
Pemain-Pemain Utama di Film Tegar
Film ini adalah debut bagi aktor cilik penyandang disabilitas, M. Aldifi Tegar Rajasa, yang memerankan karakter Tegar.
Selain Aldi yang berperan sebagai Tegar, ada Deddy Mizwar yang memerankan kakek Tegar dan Sha Ine Febriyanti yang berperan sebagai ibu Tegar.
Tak hanya itu, ada beberapa pemain pendukung lainnya, seperti:
Juanita Chatarina sebagai Teh Isy (Perawat Tegar)
M Adhiyat sebagai Imam
Prihartono Mirsaputra sebagai Akbar
Addistra Rizqi Pratama
Farhan Tri Anugrah
Ariani Nisma Putri
Jamaluddin Latief
Kolaborasi dengan Penyandang Disabilitas Lainnya
Selain M. Aldifi Tegarajasa, film ini juga melibatkan 10% anggota kru penyandang disabilitas dalam proses produksi.
Selain itu, ada beberapa pemain penyandang disabilitas lainnya yang berperan dalam film ini, seperti Prihartono Mirsaputra (Anton) dan Asep.
Anton dalam film ini adalah seorang penyanyi di kafe, sedangkan Asep adalah seorang tukang parkir di Jalan Simpang Tiga Dago Giri, yang akan memerankan karakter Mang Acong.
Selain itu, beberapa individu penyandang disabilitas juga turut membantu dalam produksi film ini, termasuk almarhum Ahmad Zoel, seorang fotografer profesional, Ramandhika Haikal, fotografer di balik layar, dan Yuktiasi Proborini, yang bertindak sebagai konsultan naskah.
Tidak hanya itu, film Tegar juga mendapat dukungan dari anak-anak berkebutuhan khusus yang tergabung dalam Inclusive Kids Choir, yang menyumbangkan suara mereka untuk lagu tema asli film Tegar.
Pesan Moral dalam Film Tegar
Pembuatan film Tegar dipicu oleh keprihatinan sutradara Anggi terhadap keterbatasan gerak yang dihadapi oleh penyandang disabilitas.
Menurut Anggi, selama ini mereka sering kali hanya disayangkan, tanpa diberikan peluang dan dukungan yang layak.
Pesan moral yang disampaikan dalam film ini adalah bahwa penyandang disabilitas juga berhak mendapatkan pendidikan yang setara dan kesempatan yang sama untuk berkembang, seperti halnya individu lainnya dalam masyarakat. (*)