Masih Cuek Anak Masuk Geng Motor? 40 Korban Dipaksa Jadi Pemuas Nafsu Pentolan Paling Ditakuti di Kelompok Komunitas

Suara Pekanbaru

Jum'at, 29 September 2023 | 06:16 WIB
Masih Cuek Anak Masuk Geng Motor? 40 Korban Dipaksa Jadi Pemuas Nafsu Pentolan Paling Ditakuti di Kelompok Komunitas
Tampak pelaku pemerkosaan yang merupakan pentolan geng motor di Bengkalis.

SUARA PEKANBARU - Ketua geng motor di Bengkalis berisinial A diamankan polisi. Si pria yang paling ditakuti di kelompok geng motor tersebut akan menjadikan anggota geng baru sebagai pemuas nafsu birahinya. 

Setiap ada anggota baru, maka harus mau melayani sang ketua geng motor sebagai syarat masuk kelompok tersebut. A benar-benar bejat dan haus seks dengan korban sampai menembus angka ro remaja.

Wajah A tampak lesu ketika diperlihatkan ke media. Dengan pakaian tahanan, pria 38 tahun tersebut terlihat lemas dengan bagian wajah lebam. Dari informasi yang dihimpun, pelaku menjadikan anak-anak di bawah umur sebagai pemuas nafsu birahinya.

Korbannya yang mencapai 40 anak, dipasksa melakukan oral seks sampai menelan sperma pelaku. Kasus ini terbongkar setelah satu korbanya mengalami perubahan sikap.

Korban mendadak menjadi pemurung, beda dari biasanya. Pihak keluarga yang curiga lantas menanyai korban. Dan jawabannya sangat mencengangkan. Korban mengaku telah dilecehkan secara seksual oleh ketua geng motor.

"Korban murung dan membuat orangtuanya curiga. Setelah diajak bicara baik-baik, korban akhirnya mau bercerita (telah jadi korban pelecehan seksual)," kata Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Firman Fadhila pada Selasa, 26 September 2023.

Dari pengakuan korban, dirinya dipaksa melakukan oral seks secara bergantian hingga akhirnya mengalami stres dan murung. Setelah itu pihak keluarga melapor pada polisi.

Polisi langsung mengamankan pelaku dengan hasil penyelidikan yang sangat mengejutkan, yakni korbannya mencapai 40 orang. Hampir semua korbannya dipaksa oral seks dan menelan sprema pelaku.

Pelaku memaksa para korbannya melakukan oral seks di semak belukar dan di rumah pelaku dengan rata-rata korban usia 11 hingga 13 tahun. Bukan hanya korban lelaki, pelaku juga memperkosa wanita yang usianya masih sangat belia. 

baca juga

Korban perempuan berinisial MR diperkosa berkali kali hingga lemas tak berdaya. Semua aksi pelecehan tersebut tak lain sebagai syarat korban masuk geng yang dipimpin pelaku. Sebagai orangtua, apakah Anda masih akan cuek anaknya masuk geng motor?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nafsu Ayah Tiri yang Tak Terbendung, Kesetanan 'Sikat' Anak Sambung Sejak SD, Terbongkar Saat Korban SMP, Takut Digarap Pacar, TKP Pekanbaru

Nafsu Ayah Tiri yang Tak Terbendung, Kesetanan 'Sikat' Anak Sambung Sejak SD, Terbongkar Saat Korban SMP, Takut Digarap Pacar, TKP Pekanbaru

Pekanbaru | Rabu, 06 September 2023 | 06:02 WIB

NGERI! Data Fakta 3 Perkosaan Brutal di Probolinggo, Kakek Minta Dipijit, Diperkosa Pacar di Pos Ronda, hingga Alasan Pinjam Charger

NGERI! Data Fakta 3 Perkosaan Brutal di Probolinggo, Kakek Minta Dipijit, Diperkosa Pacar di Pos Ronda, hingga Alasan Pinjam Charger

Pekanbaru | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:59 WIB

12 Poin Penting dari Kasus Dugaan Pemerkosaan Bacaleg PDIP di NTB, Anak Kandung Diembat Juga, Korban 16 Tahun Alami Nasib...

12 Poin Penting dari Kasus Dugaan Pemerkosaan Bacaleg PDIP di NTB, Anak Kandung Diembat Juga, Korban 16 Tahun Alami Nasib...

Pekanbaru | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 09:43 WIB

6 Cara Orangtua Bentengi Anak dari Seks Bebas, Hati-hati Salah Langkah, Bisa-Bisa Sudah 'Pengalaman'

6 Cara Orangtua Bentengi Anak dari Seks Bebas, Hati-hati Salah Langkah, Bisa-Bisa Sudah 'Pengalaman'

Pekanbaru | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 08:37 WIB

Terkini

Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!

Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!

Video | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

7  Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!

7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!

4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45 WIB

Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa

Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:44 WIB

Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau

Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau

Entertainment | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:20 WIB

Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:19 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma

Viral Dulu Baru Ditolong? Negara Tak Boleh Bekerja Berdasarkan Algoritma

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:15 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

×