SUARA PEKANBARU - Motif dari Gregorius Ronald Tannur anak anggota DPR RI yang diduga melakukan kekerasan terhadap seorang janda muda Dini Sera Afrianti hingga menyebabkan kematian terungkap.
Gregorius Ronald Tannur yang merupakan anak anggota DPR RI, diduga melakukan kekerasan terhadap pacarnya, Dini Sera Afrianti, yang merupakan janda muda beranak satu, hingga menyebabkan kematian.
Gregorius Ronald Tannur diketahui sangat kejam dalam menyiksa Dini Sera Afrianti hingga menyebabkan kematian setelah emosi hingga ada pertengkaran panjang usai karaoke.
Saat kejadian, Dini Sera Afrianti bersama tujuh teman dan pacarnya Gregorius Ronald Tannur bernyanyi di room VIP.
Tanpa diduga, semua teman dalam kondisi mabuk meninggalkan Dini Sera Afrianti dan Gregorius Ronald Tannur di lokasi.
Setelah ditinggal berdua, pertengkaran antara Dini Sera Afriantidan Gregorius Ronald Tannur tak kunjung mereda, bahkan terjadi cekcok di parkiran mobil.
Gregorius Ronald Tannur niat meninggalkan Dini Sera Afrianti, namun ketika mobil melaju, janda muda ini berusaha membuka pintu mobil.
Akibatnya, Dini Sera Afrianti terseret di jalan setelah Gregorius Ronald Tannur terjatuh.
Gregorius Ronald Tannur menghentikan mobil dan memasukkan Dini Sera Afrianti ke bagasi, lalu mengantarnya ke apartemen di kawasan Pakuon.
Baca Juga: Salah Urutan Pemakaian Skincare Pagi, Perawatan Kulit Jangan Sampai Gagal Glowing
Di sana, Dini Sera Afrianti mengalami sesak napas, dan Gregorius Ronald Tannur mengantarkannya ke National Hospital. Namun, nyawanya tak tertolong, dan jenazahnya dirujuk ke RSUD Dr.
Sutomo karena National Hospital tidak dapat menerbitkan surat kematian. Selain itu, bukti tambahan yang memperkuat temuan informasi adalah adanya bercak bekas corak roda ban mobil pacarnya, yang terungkap dalam rekaman video dari Gregorius Ronald Tannur sendiri.
Dimas Y. Mahura Alfarauk, kuasa hukum keluarga Dini Sera Afrianti, menyampaikan informasi ini kepada media pada Kamis, 5 Oktober 2023, di salah satu area pertemuan di Jalan Ahmad Yani, Gayungan, Surabaya. Dalam video yang direkam oleh Gregorius Ronald Tannur di basement, terlihat jelas bekas corak roda ban mobil, memperkuat temuan informasi tersebut. (*)