Ponorogo.suara.com – Dua tahun sudah pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Lisdyarita memimpin Bumi Reog. Dari data yang dirilis pemda setempat menyebutkan, orang nomer satu di Ponorogo ini merealisaiskan visi-misi mereka membangun Ponorogo menjadi lebih baik.
Dari sektor pertanian, kang Bupati sapaan untuk Bupati Giri menjelaskan pihaknya telah menyelesaikan reformasi system tani hingga meningkatan produktifitas. Data dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menunjukkan bahwa capaian pembangunan dapat dilihat dari Nilai Tukar Petani (NTP) pada tahun 2021 yang ditargetkan di angka 114,23, terealisasi menjadi 116,53 atau naik sebesar 2,3 persen. Pada tahun 2022, target NTP sebesar 115,57 berhasil terealisasi menjadi 116,65 atau naik sebesar 1,08. Capaian ini diklaim lebih tinggi dibandingkan dengan NTP provinsi dan nasional.
Kang Bupati juga telah merealisasikan 100 pembangunan sumur dalam untuk para petani yang daerahnya kekeringan ketika tiba musim kemarau.
Persentase penduduk miskin juga mengalami penurunan 0,94 dari angka 10,26 menjadi 9,32. Trend penurunan juga terjadi pada angka stunting, yang saat ini berada di angka 14,20. Capaian ini sejalan dengan target pemerintah pusat untuk mewujudkan Indonesia emas.
Di sektor pembangunan fasilitas layanan kesehatan, Kang Bupati dan wakilnya tengah melakukan pembangunan rehabilitasi puskesmas Kauman menjadi rumah sakit tipe D yang akan diluncurkan pada tahun 2023.
Kang Bupati menambahkan, di sektor UMKM dan penguatan perekonomian masyarakat. Pasar krempyeng menjadi solusi untuk mempromosikan hasil UMKM masyarakat. Disitu akan muncul perputaran ekonomi yang sangat bagus.
" Visi dan misi yang diusung dalam memimpin Kabupaten Ponorogo bukan sekedar diucapkan saja. Namun, harus dilaksanakan dan dibuktikan. Perlahan, hal itu sudah terlihat selama dua tahun saat ini," ujar Sugiri, Selasa (28/02/2023).