Beli Dawet Jabung Ponorogo, Ingat, Jangan Ambil Lepeknya.

Ponorogo

Senin, 13 Maret 2023 | 14:25 WIB
Beli Dawet Jabung Ponorogo, Ingat, Jangan Ambil Lepeknya.
pedagang melayani es dawet jabung (ponorogo.suara.com/dedi.s)

“jangan diambil lepek/cawannya mas, hanya cangkir saja” inilah pesan pedagang dawet jika anda pertama kali mecoba kuliner es dawet yang berada di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Jawa Timur.

Kabupaten Ponorogo memang tidak hanya memiliki kesenian Reog, tetapi juga memiliki kuliner yang khas dan melegenda seperti dawet Jabung. Ya, dinamakan dawet jabung karena letak jualannya berada di perempatan Desa Jabung yang bisa dikatakan sentra penjual dawet. Ada puluhan warung disana yang khusus menjual dawet jabung. Harganya pun cukup murah, satu mangkok dawet jabung hanya dihargai Rp 4000 saja.

Dawet jabung bukan hanya terkenal oleh rasanya yang manis dan segar. Namun, juga terkenal dengan mitos yang selama ini diyakini oleh penjualnya. Mitos tersebut adalah jika cawan atau lepek itu lupa ikut dikasihkan kepada pembelinya, maka penjual dawet jabung yang kebanyakan perempuan bisa dinikahi oleh pembelinya.

“mitos itu artinya melamar, jadi jika menerima cawan/lepeknya berarti minta dilamar. Tetapi itu mitos dulu, kalau sekarang ya cuma mitos aja” ungkap yuana, pedagang dawet Jabung yang ditemui ponorogo.suara.com senin (13/3/23)

Yuanan menambahkan, dirinya sudah berjualan sejak 8 tahun silam, itupun meneruskan usaha dawet jabung dari keluarganya yang sudah turun temurun.

"Ini nerusin usaha orang tua " kata yuana

Menurut informasi yang dihimpun ponorogo.suara.com, hampir semua penyajian dawet jabung ini beda dengan jualan minuman lainnya. Semua penjual dawet jabung, hingga sekarang  patuh dengan leluhurnya dulu, tidak memberikan lepek kepada pembeli dawetnya.

Yuana bahkan sering tarik menarik lepek dengan pembeli. Menurutnya, pembeli yang menarik lepek itu, biasanya dari luar kota. Kebanyakan mereka tidak tahu, kalau yang diambil itu hanya mangkoknya saja.

"Biasanya yang tarik menarik lepek itu pembeli dari luar Ponorogo. Kalau orang Ponorogo sudah hafal kalau yang diambil cuma mangkok dawetnya saja," katanya.

baca juga

ia berpendapat bahwa memang dawet jabung itu tidak panas, sehingga tidak butuh pakai lepek atau cawan. Beda halnya dengan minuman panas, semisal kopi, yang harus pakai lepek atau cawan.

"Sudah tradisi dari dulu, mau penerus keberapa pun tetap sama. Lepek tidak ikut diberikan kepada pembelinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaga Kelestarian, Anak-Anak TK Diajarkan Tari Reog Ponorogo

Jaga Kelestarian, Anak-Anak TK Diajarkan Tari Reog Ponorogo

Ponorogo | Sabtu, 04 Maret 2023 | 19:49 WIB

Khofifah: Jagung varietes Reog 234 milik Ponorogo Harus Segera Dipatenkan

Khofifah: Jagung varietes Reog 234 milik Ponorogo Harus Segera Dipatenkan

Ponorogo | Jum'at, 03 Maret 2023 | 18:15 WIB

7 Kuliner Populer di Pasar Gede Solo, Hidden Gems dengan Cita Rasa Legendaris

7 Kuliner Populer di Pasar Gede Solo, Hidden Gems dengan Cita Rasa Legendaris

Lifestyle | Rabu, 04 Januari 2023 | 18:00 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir

Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir

Jatim | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!

Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:00 WIB

Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru

Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:00 WIB

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:58 WIB

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review

Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:54 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB