Tanah Retak di Ponorogo: Warga Meminta Relokasi, Namun Bupati Belum Bisa Berjanji

Ponorogo | Suara.com

Senin, 03 April 2023 | 21:27 WIB
Tanah Retak di Ponorogo: Warga Meminta Relokasi, Namun Bupati Belum Bisa Berjanji
warga menunjukan bangunan rusak ((ponorogo/suara.com/dedy.s))

ponorogo.suara.com – Upaya untuk mendapatkan kehidupan yang aman jauh dari marabahaya akibat tanah retak yang sejak tahun 2018 silam menghantui warga Desa bengkring, Kecamatan Slahung, Kabupaten ponorogo Jawa Timur tampaknya masih butuh kesabaran

Bupat Ponorogo, Sugiri sancoko yang akrab disapa Kang giri menuturkan, pihaknya baru akan melakukan pengecekan kondisi lahan dan rumah belasan KK warga terdampak tanah retak di bekiring dalam beberapa hari kedepan.

Bupati Ponorogo, Sugiri sancaka [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Bupati Ponorogo, Sugiri sancaka (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Kang Giri mejelaskan, pihaknya sudah mendengar kabar tentang puluhan warga desa nguncup yang terpaksa mengungsi sementara akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari ini dan berbahaya bagi bangunann rumah

“hanya mengungsi pada saat hujan, kalau tidak hujan tidak aman, maka mudah-mudahan hari ini gerimis, belum mengungsi tapi saya minta jadwal untuk kita tengok bersama-sama ke sana ya” ungkapnya kepada ponorogo.suara.com jejaring media Suara.com, senin (3/4/23)

Ia menambahkan, meski kondisi warga sudah sangat berharap direlokasi, namun Pemkab belum bisa mengambil keputsan tersebut sebelum melihat secara langsung. Selain itu laporan dari BPBD Kabupaten Ponorogo terhadap lokasi terdampak bencana statusnya juga masih bagus dan belum layak untuk dilakukan relokasi.

“jangan dulu-dulu, saya belum lihat situasinya seperti apa, saya belum kebisa ambil keputusan tapi kalau sudah ada mitigasi kalau hujan ngungsi itu sudah langkah yang paling tepat. laporan dari BPBD statusnya masih sangat belum layak untuk direlokasi, statusnya masih bagus,” ungkap orang nomer satu di Bumi Reog

Seperti Diketahui, Puluhan Rumah warga Desa Bekring, Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo terdampak dan terancam akibat tanah retak yang disebabkan oleh penuruhan tanah akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. dari peristiwa tersebut. 14 rumah warga mengalami kerusakan parah sementara 7 lainnya terancam dari longsoran tanah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Pengedar Pil Dobel L di Ponorogo yang Mengincar Remaja

Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Pengedar Pil Dobel L di Ponorogo yang Mengincar Remaja

| Senin, 03 April 2023 | 20:30 WIB

Antri Panjang di Bawah Terik Matahari: Warga Ponorogo Rela Tunggu Satu Jam untuk Tukar Uang Receh

Antri Panjang di Bawah Terik Matahari: Warga Ponorogo Rela Tunggu Satu Jam untuk Tukar Uang Receh

| Senin, 03 April 2023 | 20:01 WIB

Diguyur Hujan Dari Siang, Puluhan Warga Terdampak Tanah Retak di Ponorogo Mengungsi di Tenda Darurat

Diguyur Hujan Dari Siang, Puluhan Warga Terdampak Tanah Retak di Ponorogo Mengungsi di Tenda Darurat

| Sabtu, 01 April 2023 | 23:40 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB