Suara ponorogo – Hari pertama kerja di lingkungan Pemkab Ponorog, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Ponorogo mencatat ada 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak masuk di hari pertama kerja pasca libur Lebaran.
Kepala BKPSDM Ponorogo, Andi Susetyo menjelaskan, Data tersebut sesuai dengan absensi melalui aplikasi Jathilan. Dari 56 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sudah menerapkn presensi jathilan penuh. Jumlah ASN 2188 orang, yang hadir 2168 orang.
Dari 20 ASN yang tidak hadir, 13 ASN ijin sakit, 5 cuti sedangkan 2 lainnya Mangkir tanpa alasan
“Adapun yang tidak hadir sebanyak 20 orang dengan keterangan mangkir atau bolos 2 ASN, cuti 5 ASN, ijin sakit 13 ASN,” ujarnya Kamis (27/4/2023).
![Andi Susetyo, Kepala BKPSDM [ponorogo.suara.com/dedy.s]](https://media.suara.com/suara-partners/ponorogo/thumbs/1200x675/2023/04/15/1-unadjustednonraw-thumb-1c9.jpg)
Mantan Dipertahankan tersebut memastikan, pihaknya bakal memanggil 2 ASN yang bolos tersebut. Tujuannya melakukan konfirmasi, apa yang menyebabkan ASN membolos. Termasuk melakukan pengecekan berapa lama mangkirnya.
“Kalo diatas 3 hari masuk pelanggaran sedang. 1-3 hari ringan teguran lesan. 4 keatas sudah teguran secara tertulis,” ungkapnya
Ia menekankan, nanti jika terbukti melakukan pelangaran setelah di konfrmasi, pihanya akan membeirkan sanksinya sesuai dengan Pp 24 tahun 2021. Kaitannya pemotongan TPP (Tambahan Perbaikan Penghasiln,
“Untuk OPD nya saya ndak mau buka. Pokoknya ada lah. Yang jelas kami panggil dulu konfirmasi, harus diberi kesempatan menjelaskan. Fix ini, ada teguran ringan, hukuman disiplin dati kepala OPD nya,” pungkasnya.