BPBD Ponorogo Sampaikan Penjelasan Mengenai Fenomena Liquifaksi yang Sebabkan Bencana Lahan Sawah Mencair

Ponorogo

Jum'at, 05 Mei 2023 | 14:15 WIB
BPBD Ponorogo Sampaikan Penjelasan Mengenai Fenomena Liquifaksi yang Sebabkan Bencana Lahan Sawah Mencair
Polisi kunjungi lahan longsor ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo – Longsoran tanah persawahan yang merusak tanaman padi milik warga desa tumpak pelem, Kec Sawoo, Kabupaten Ponorogo dipastikan Fenomena likuifaksi dalam sekala kecil.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Ponorogo Surono menjelaskan, bahwa likuifaksi yang terjadi di Desa Tumpukpelem pernah terjadi pada 40 tahun silam sehingga ada segmenditasi yang saat ini dijadikan lahan persawahan lagi oleh warga.

Surono, Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Ponorogo [ponorogo.suara.com/dedy.s]
Surono, Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Ponorogo (sumber: ponorogo.suara.com/dedy.s)

Masih dari penjelasan yang sama, pemicu fenomena tersebut disebabkan karena ada air yg masuk ke titik jenuh karena ada beban, akibatnya lahan tanah padat langsung berubah menjadi lumpur dan menerjang area persawahan dibawahnya.

“Memang itu kejadian berulang 40 tahub lalu pernah terjadi Sehingga ada segmenditasi sekarang d tempat itu Dijadikan sawah lagi” ungkapnya kepada ponorogo.suara.com Jumat (5/5/23)

Surono menekankan, akibat bencana likuifaksi tersebut, lahan persawahan seluas hampir 1 hektar terdampak retakan tanah sepanjang 150 meter dengan ketinggain 50 meter

“Dampaknya kerusakan di sawah itu Hampir 1 Hektar yg terdampak selain itu Ada beberapa retakan, Sebelah kanan dan kiri mungkin nanti ada Retakan panjang 150 meter Bentuk kerucut atas 5 meter dengan kedalaman hampir 50 meter” ungkapnya

Ia menambahkan, fenomena likuipaksi yang terjadi di Desa tumpak pelem tidak akan berdampak terhadap warga secara langsung, mengingat titik bencana dengan pemukiman warga berjarak sekitar 500 meter

Selain itu, letak lahan yang mengalami bencana posisinya diapit dua sungai hingga longsoran lumpur langsung masuk ke dalam sungai.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejadian Mengejutkan di Perbatasan Ponorogo-Pacitan: Bayi Dibuang di Dalam Kantong Hitam

Kejadian Mengejutkan di Perbatasan Ponorogo-Pacitan: Bayi Dibuang di Dalam Kantong Hitam

Ponorogo | Jum'at, 05 Mei 2023 | 13:59 WIB

"Video Viral Detik-Detik Sawah Warga Ponorogo Longsor dan Mencair, Warga Teriak Histeris

"Video Viral Detik-Detik Sawah Warga Ponorogo Longsor dan Mencair, Warga Teriak Histeris

Ponorogo | Kamis, 04 Mei 2023 | 20:38 WIB

Baru 85 Persen Jemaah Haji Ponorogo Lunas BPIH, Bagaimana Nasib Sisa Jamaah yang Belum Bayar?

Baru 85 Persen Jemaah Haji Ponorogo Lunas BPIH, Bagaimana Nasib Sisa Jamaah yang Belum Bayar?

Ponorogo | Kamis, 04 Mei 2023 | 18:27 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×